Reigns terakhir kali muncul di WWE TV pada Survivor Series 2025.
Saat WWE bersiap menuju Royal Rumble 2026, yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada tanggal 31 Januari, spekulasi berkembang mengenai siapa yang akan keluar dari acara langsung premium penting tersebut sebagai pemenang pertandingan Rumble putra.
Di antara para pesaing potensial, satu nama terus mengungguli yang lain: Roman Reigns. Meskipun WWE jarang mengonfirmasi hasil sebelumnya, ada beberapa alur cerita, sejarah, dan indikator kreatif yang menunjukkan bahwa Reigns akan menduduki peringkat teratas pada tahun 2026.
Roman Reigns telah lama menjadi salah satu bintang WWE terbesar. Dia telah dijalin ke dalam narasi kunci yang secara logis dapat mengarah pada kemenangan Royal Rumble dan peluang kejuaraan berikutnya di WrestleMania 42.
Berikut adalah tiga tanda kuat bahwa WWE mungkin memposisikannya untuk menang di Arab Saudi dan menyiapkan acara utama untuk panggung industri termegah.
Hapus godaan judul di WWE TV
Penampilan televisi besar terbaru Roman Reigns di Survivor Series: WarGames 2025 dengan kuat mengisyaratkan niatnya untuk mengejar Gelar WWE yang Tak Terbantahkan.
Selama pertunjukan itu, dia menghadapi juara saat itu Cody Rhodes dan CM Punk, membuat para penggemar tidak ragu lagi tentang ambisi kejuaraannya.
Dengan McIntyre yang kini meraih medali emas, ada narasi yang terus menjadikan Reigns sebagai penantang yang logis. Godaan WarGames berfungsi sebagai alur cerita yang jelas yang menunjukkan bahwa WWE berencana untuk memasukkan kembali Reigns ke dalam gambar judul, dimulai dengan Royal Rumble.
Sejarah panas dengan Drew McIntyre

Salah satu alasan paling kuat mengapa Reigns bisa memenangkan Royal Rumble adalah persaingan abadinya dengan Juara WWE Tak Terbantahkan saat ini, Drew McIntyre. McIntyre berada di puncak kancah perebutan gelar WWE, dan keduanya telah bertanding berkali-kali selama bertahun-tahun, menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi yang secara konsisten disukai para penggemar.
Kemenangan Roman Reigns di masa lalu atas McIntyre memberikan kredibilitas pada skenario di mana ia memenangkan Rumble untuk menantang McIntyre sekali lagi di WrestleMania, memberikan WWE landasan alur cerita yang terbukti untuk membangun menuju pertarungan blockbuster.
Situasi Rumble di Arab Saudi menjadikan hal ini sangat menyedihkan, karena sorotan internasional akan memperkuat hasil imbang dari tabrakan Reigns-McIntyre di The Showcase of the Immortals.
Busur penebusan Roman Reigns

Meskipun Cody Rhodes bukan lagi Juara WWE yang Tak Terbantahkan, sejarahnya dengan Roman Reigns tetap menjadi salah satu persaingan WWE yang paling menentukan dalam dekade terakhir. Cody adalah orang yang mengakhiri gelar bersejarah Reigns selama 1.316 hari di WrestleMania XL, dan Reigns tidak pernah menerima pertandingan ulang atas kekalahan yang benar-benar mengubah lintasan kariernya.
Kemenangan Royal Rumble akan memberi Reigns jalur otomatis kembali ke acara utama WrestleMania—rute terbaiknya untuk memperbaiki satu-satunya cacat besar pada warisannya baru-baru ini. Apakah juara menuju WrestleMania 42 adalah Drew McIntyre atau pemenang Turnamen Penantang No. 1 mendatang, masuknya Reigns sebagai penantang menciptakan daya tarik tenda instan.
WWE sering kali mengandalkan penceritaan jangka panjang untuk WrestleMania, dan Roman Reigns yang berfokus pada penebusan yang mengejar gelar juara dunia kembali cocok dengan narasi tersebut, bahkan tanpa Rhodes yang lagi memegang kejuaraan.
Kapan dan di mana WWE Royal Rumble 2026?
Pertandingan Royal Rumble putra 2026 dijadwalkan pada 31 Januari di Riyadh, Arab Saudi.
Siapa yang bisa ditantang Reigns jika dia menang?
Jika Reigns memenangkan Rumble, dia bisa menantang Juara WWE Tak Terbantahkan di WrestleMania, mungkin menghadapi Drew McIntyre atau Cody Rhodes tergantung pada pemesanan WWE.
Untuk pembaruan lebih lanjut, ikuti Khel Now Wrestling Facebook, TwitterDan Instagram; unduh Khel Sekarang Aplikasi Android atau Aplikasi iOS dan bergabunglah dengan komunitas kami Telegram & ada apa.










