Insiden pelemparan botol mendapat tanggapan formal
Sejauh ini keluhan kembali memicu perdebatan: Akankah Al Ahly terpaksa bermain di perempat final tanpa penonton?
Klub Maroko AS FAR mengonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan keluhan resmi ke CAF atas insiden penonton selama pertandingan Liga Champions melawan Al Ahly.
Iklan
Apa yang terjadi selama pertandingan?
SEJAUH ini telah mengumumkan bahwa mereka mengajukan keluhan resmi kepada Konfederasi Sepak Bola Afrika menyusul masalah penonton selama pertandingan penyisihan grup Liga Champions CAF melawan Al Ahly.
Pertandingan yang dimainkan di Kairo sebagai bagian dari matchday 6 penyisihan grup, berakhir imbang 0-0. Meski kalah, pertandingan itu dibayangi insiden yang melibatkan beberapa pendukung Al Ahly.
SEJAUH mengutuk “perilaku yang tidak dapat diterima”
Dalam pernyataan resminya, AS FAR mengecam keras apa yang mereka gambarkan sebagai perilaku tidak sportif dari sebagian penonton tuan rumah. Klub mengatakan botol-botol dilemparkan ke arah pemain dan staf teknis mereka sehingga menimbulkan ancaman langsung terhadap keselamatan di lapangan.
Iklan
SEJAUH ini menegaskan bahwa manajemen mereka telah mengambil tindakan segera dengan mengirimkan surat resmi kepada CAF yang menyerukan penerapan tindakan disipliner sesuai dengan peraturan kompetisi.
Klub menekankan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk melindungi nilai-nilai olahraga dan memastikan keselamatan para pemain dan staf.
Menyerukan perlakuan adil dari CAF
Situasi ini mendapat perhatian lebih lanjut setelah komentar dari Ahmed Hamoudan, pemain kunci AS FAR.
Dia secara terbuka meminta CAF untuk menerapkan undang-undang tersebut secara adil dan mengingatkan badan pengatur tersebut bahwa AS FAR sebelumnya telah menerima sanksi yang dijatuhkan pada pendukung mereka sendiri.
Iklan
Hamoudan mengatakan dia berharap CAF akan menunjukkan ketegasan yang sama dalam menangani insiden di Kairo terutama setelah adanya laporan pelemparan botol dan penundaan yang berdampak pada tim Maroko.
Walaupun terdapat kontroversi, kedua-dua pasukan mendapat kelayakan ke suku akhir Liga Juara-Juara. Al Ahly menduduki puncak grup dengan 10 poin sementara AS FAR berada di urutan kedua dengan 9 poin.










