Ketua PCB Mohsin Naqvi. Berkas|Kredit Foto: AFP

Ketua Dewan Kriket Pakistan Mohsin Naqvi akan meminta Perdana Menterinya Shehbaz Sharif untuk menarik boikot pertandingan Piala Dunia T 20 melawan India setelah diminta oleh rekannya dari Bangladesh, sumber PCB mengungkapkan.

Naqvi akan memberi pengarahan kepada Sharif mengenai perkembangan terakhir masalah ini pada hari Senin. Laga melawan India rencananya akan digelar di Kolombo pada 15 Februari.

“Naqvi akan memberi pengarahan kepada PM mengenai komunikasi yang dia lakukan dengan dewan kriket Bangladesh, Sri Lanka dan Emirates serta dengan ICC mengenai krisis ini,” kata sumber itu.

Presiden Dewan Kriket Bangladesh, Amin ul Islam berada di Lahore untuk menghadiri pembicaraan antara Naqvi dengan Imran Khawaja, wakil ketua dan direktur independen ICC, pada Minggu (8 Februari2026

Sri Lanka dan dewan Emirates mendesak negara tersebut untuk meninjau kembali keputusannya dan sumber PCB menegaskan bahwa Islam, selain menghargai dukungan yang ditunjukkan Pakistan terhadap kriket Bangladesh, juga meminta Naqvi untuk mengakhiri boikot tersebut.

Dia mengatakan bahwa Naqvi kemungkinan akan meminta PM untuk mengizinkan tim tersebut bermain melawan India di Piala Dunia mengingat diskusi dan permohonan dari dewan direksi Sri Lanka, Emirates, dan Bangladesh.

Namun, keputusan akhir ada di tangan Sharif dan PCB akan mematuhinya.

Sumber tersebut mengatakan, dalam pembicaraan dengan Khawaja, Naqvi sempat mengemukakan sejumlah persoalan.

“Dia menanyai Khawaja apakah ICC diam saja jika tim Pakistan menolak menerima trofi Piala Asia saat presentasi dari pejabat dewan India mana pun,” kata sumber itu.

Trofi tersebut terkunci di markas Eastern Cricket Council (ACC) di Dubai setelah Naqvi, yang saat ini mengepalai badan tersebut, menjelaskan bahwa hanya dia yang akan melakukan formalitas presentasi di hadapan media.

Bangladesh tersingkir dari Piala Dunia setelah menolak bermain di India dengan alasan masalah keamanan.

Tautan Sumber