Los Blancos bermain imbang dalam tiga pertandingan terakhirnya di LaLiga.

Gejolak Real Madrid di luar dan di dalam lapangan terus berlanjut. Manajer baru Xabi Alonso menghadapi reaksi terus-menerus karena kinerja buruk klub dan kerusuhan di ruang ganti, menurut The Atletis.

Klub ini mengalami penurunan performa. Mereka belum pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir LaLiga, sehingga Alonso menghadapi panas dari fans dan pemain. Mereka baru-baru ini bermain imbang dengan Girona (1-1) sebelum bermain imbang 0-0 saat bertandang ke Rayo Vallecano dan 2-2 di Elche.

Ketidakmampuan Alonso dalam menguasai ruang ganti dinilai menimbulkan perpecahan antara manajer dan pemain, terlihat dari permainan mereka. Terlebih, perselisihan Vinicius Jr dengan mantan gelandang tersebut semakin memperburuk keadaan.

Mengapa Madrid bernasib buruk?

Xabi Alonso gagal membuat seluruh skuad senang. (Sumber: Pusat Konten LaLiga)

Namun laporan dari Athletic menyebutkan bahwa masalahnya bukan pada Alonso. Itu Kylian Mbappé, Vinícius Júnior, dan Jude Bellingham. Mereka tidak cocok dan tidak mungkin membangun tim yang seimbang dengan ketiganya.

Hal ini terutama menghambat kemampuan tim untuk bermain sepak bola dengan lancar. Hasil mengecewakan yang terus-menerus hanya menambah tekanan pada pemenang Piala Dunia 2010, sementara para pemain terus berjuang.

Mantan manajer Bayer Leverkusen ini lebih memilih Arda Guler di lini tengah untuk menemukan keseimbangan. Namun Guler belum cukup konsisten untuk meningkatkan performa tim.

Sementara itu, beberapa pemain tetap tidak yakin dengan metode Xabi Alonso, dan yang lain percaya bahwa manajer tidak bisa disalahkan. Ada masalah di luar manajer, dan situasi di ruang ganti tetap tegang.

Namun, Xabi Alonso tetap mendapat dukungan dari dewan klub. Mereka berharap pelatih berusia 44 tahun itu menemukan solusi atas masalah yang mulai menjalar di klub.

Real Madrid akan kembali beraksi pada hari Rabu melawan tim peringkat kedelapan Athletic Club. Ini akan menjadi pertandingan yang menantang bagi Alonso dan anak buahnya, namun kemenangan bisa meredakan tekanan.

Mengapa Mbappe, Vinicius dan Bellingham menjadi masalah di bawah Alonso?

Sesuai laporan, dengan Mbappe, Vinicius dan Bellingham, tidak mungkin membangun tim yang seimbang.

Apa yang terjadi di balik layar?

Disebutkan pemain merasa cara yang dilakukan Alonso kurang tepat. Namun, beberapa pihak menilai masalahnya bukan hanya masalah Alonso.

Di manakah posisi Real di tabel LaLiga?

Mereka berada di urutan kedua klasemen LaLiga dengan 33 poin.

Untuk pembaruan lebih lanjut, ikuti Khel Sekarang Facebook, TwitterDan Instagram; unduh Khel Sekarang Aplikasi Android atau Aplikasi iOS dan bergabunglah dengan komunitas kami Telegram.



Tautan Sumber