Media Italia mengkritik wasit Marco Di Bello atas serangkaian keputusan yang memicu kontroversi saat Inter Milan menang tandang 1 -0 atas Udinese.
Hampir sepanjang pertandingan, Di Bello tetap memegang kendali tanpa insiden besar.
Iklan
Menurut Gazzetta dello Sport, melalui FCInterNews hal itu berubah pada menit ke- 68
Memang benar, keputusannya tiba-tiba menimbulkan ketegangan di dalam dan di luar lapangan.
Wasit pertama kali menghadiahkan tendangan bebas kepada Inter di tepi kotak penalti Udinese atas dugaan handball yang dilakukan Kabasele setelah memantul dari rekan setimnya. Surat kabar Italia langsung mempertanyakan seruan tersebut.
Udinese 0- 1 Inter– Di Bello Menjadi Inti Keputusan Penting
REGGIO NELL ‘EM ILIA, ITALIA– 21 OKTOBER: Wasit Marco Di Bello memberi isyarat saat pertandingan Serie A TIM antara Sassuolo AS dan SS Lazio di Stadion Mapei– Citta’ del Tricolore pada 21 Oktober 2023 di Reggio nell ‘Em ilia, Italia. (Foto oleh Alessandro Sabattini/Getty Images)
Iklan
Beberapa saat kemudian datanglah episode yang paling diperdebatkan.
Penyerang Udinese, Davis, melakukan serangan ke arah gawang sebelumnya Charles Agustus menghentikannya dengan tekel bersih.
Meski jelas memenangkan bola, Di Bello memesan bek Inter.
Keputusan itu membuat marah kedua belah pihak. Udinese memprotes kartu merah, dengan alasan peluang mencetak gol yang jelas.
Inter memprotes kartu kuning tersebut, dan menilai itu sepenuhnya tidak dapat dibenarkan.
VAR tidak dapat melakukan intervensi, karena protokol tidak mengizinkan peninjauan ulang untuk kartu kuning.
Pers menggambarkan episode itu sebagai “pemadaman listrik” dari Di Bello.
Meskipun keputusan tersebut tidak mengubah hasil akhir, surat kabar menyoroti hal tersebut sebagai kesalahan serius yang merusak pertandingan yang dikelola dengan baik.










