19 Januari 2026; Milwaukee, Wisconsin, AS; Penyerang Marquette Golden Eagles Ben Gold (12 menjauhkan bola dari penyerang Divine superintendence Friars Oswin Erhunmwunse (55 selama babak kedua di Fiserv Online forum. Kredit Wajib: Gambar Jeff Hanisch-Imagne

Nigel James Jr. mencetak 38 poin tertinggi dalam karirnya bersama dengan delapan assist untuk memimpin Marquette meraih kemenangan mendebarkan 105 – 104 melalui perpanjangan waktu melawan tim tamu Divine superintendence pada hari Senin di Milwaukee.

Ini ketiga kalinya sepanjang musim Marquette (7 – 13, 2 – 7 Big East) memiliki lima pemain yang mencetak angka ganda. Royce Parham (18, Chase Ross (16, Ben Gold (14 dan Damarius Owens (12 semuanya berkontribusi.

Jaylin Sellers dan Stefan Vaaks memimpin Providence (9 – 10, 2 – 6 Big East) dengan masing-masing 27 dan 26 poin, menandai pencapaian tertinggi dalam karier Vaaks. The Friars masih tanpa Jason Edwards (kaki), yang menjadi pencetak gol terbanyak dalam pertandingan konferensi Big East sebelum cederanya.

Setelah permainan tiga angka James mengakhiri laju 7 -0 dan membuat Marquette unggul 86 – 84, Divine superintendence menyusul dengan laju 6 -0. The Friars unggul 94 – 91 saat pertandingan tinggal menyisakan 18 detik.

Kemudian Golden Eagles bangkit dari take Owens dan James dilanggar melalui tembakan tiga angka dengan dua detik tersisa. Mahasiswa baru menjatuhkan ketiganya dari garis, termasuk yang terakhir setelah waktu tunggu Providence.

Perpanjangan waktu berlangsung bolak-balik sampai Providence melakukan kesalahan deadly: melakukan pelanggaran terhadap Emas dengan sisa empat detik setelah dia mencuri bola. Gold melakukan lemparan bebas pertama untuk memberi Marquette keunggulan dan gagal pada lemparan bebas kedua, namun Golden Eagles mendapatkan pemberhentian terakhir yang mereka butuhkan.

Golden Eagles menembakkan 60, 6 % dari lapangan pada babak pertama, meskipun hanya 5 -dari- 13 tembakan, namun mereka mampu memimpin 54 – 44 menjelang jeda melalui lemparan tiga angka dari Adrien Stevens dan Owens di menit terakhir.

Marquette hanya melakukan satu turn over pada paruh pertama dan memaksa 10 turn over Providence pada pertahanan yang menghasilkan 16 poin.

Kemudian perjuangan yang biasa terjadi di babak kedua terjadi pada Marquette saat Providence bangkit kembali. The Friars berubah dari tertinggal 10 menjadi memimpin lima dengan waktu tersisa 4: 33 berkat tembakan mematikan lampu dari dalam. Vaaks membuat lima dari enam tripel Providence di babak kedua.

Marquette menghentikan kekalahan tiga pertandingannya dan memenangkan pertandingan kelima berturut-turut melawan Providence.

— Media Tingkat Lapangan

Tautan Sumber