Gol akhir Jack Grealish di babak kedua sudah cukup untuk membawa Everton meraih kemenangan ketiga dalam empat pertandingan Liga Premier saat The Toffees mengalahkan Bournemouth 1 -0.
Tendangan Grealish yang dibelokkan pada menit ke- 78, yang kedua dalam seragam Everton, membawa tim asuhan David Moyes meraih kemenangan pertama mereka di Stadion Vitality sejak 2016
Bournemouth, yang hanya meraih satu poin dari empat pertandingan sebelumnya, menunjuk tim termuda mereka di Premier League.
Bos Everton Moyes hanya membuat satu perubahan dari kekalahan 4 – 1 hari Sabtu di kandang Newcastle ketika gelandang Carlos Alcaraz menggantikan bek tengah Michael Keane.
Momen paling menarik di 20 menit pertama terjadi ketika bek sayap Grealish dan Bournemouth Alex Jimenez, yang jarang tampil sebagai starter, terlibat pertengkaran mulut di depan bendera sepak pojok.
Tembakan gelandang Everton Tim Iroegbunam dari jarak 20 yard yang melambung di atas mistar gawang menyimpulkan kurangnya kualitas yang ditampilkan.
Pertama kali salah satu kiper dipanggil untuk beraksi adalah ketika Jordan Pickford menangkis tendangan kaki kapten Bournemouth Antoine Semenyo dari jarak 12 backyard setelah umpan luar biasa Amine Adli.
Insiden tersebut memicu pemeriksaan VAR untuk kemungkinan handball terhadap bek Everton Jake O’Brien, namun akal sehat menang dan keputusannya bukanlah penalti.
Everton hampir memimpin tiga menit sebelum jeda ketika Alex Scott menyundul tendangan sudut berbahaya James Garner yang membentur mistar gawangnya sendiri.
Kiper tuan rumah Djordje Petrovic kemudian harus mengambil tindakan mengelak dengan meninju tendangan sudut susulan Garner menjauh dari garis gawang.
Bournemouth berhasil mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama ketika Eli Junior Kroupi mencetak gol di tiang dekat namun jelas berada dalam posisi offside ketika ia memanfaatkan umpan Adli dari umpan silang mendatar Jimenez.
Petrovic menggagalkan peluang Everton untuk mencetak gol pembuka di awal babak kedua, ketika ia melebarkan sayapnya dan berhasil menggagalkan upaya jarak dekat Thierno Barry setelah umpan terobosan indah Alcaraz membelah pertahanan tuan rumah.
Tendangan Alcaraz kemudian diblok oleh Veljko Milosavljevic setelah mendapat umpan dari tumit belakang Barry yang cerdik.
Bournemouth sangat lemah dalam menyerang, hal ini terlihat dari upaya Semenyo yang di bawah standar tepat ke arah Pickford.

Pada menit ke- 64 Everton gagal memanfaatkan sepak pojok dengan baik, namun bek Milosavljevic tak mampu menahan sundulannya menyambut umpan silang Justin Kluivert.
The Toffees menjadi tim yang lebih baik sepanjang pertandingan dan akhirnya mendapatkan gol yang pantas mereka dapatkan dengan sisa waktu 12 menit.
Alcaraz yang lincah memberikan umpan kepada Grealish di sisi kiri dan pemain pinjaman Manchester City itu memotong dan melepaskan tembakan kaki kanan yang dibelokkan ke sudut kiri bawah oleh Bafode Diakite.
Iliman Ndiaye nyaris membuat skor menjadi 2 -0 menit kemudian ketika tendangan kerasnya dari luar kotak penalti berhasil digagalkan oleh Petrovic, namun satu gol sudah cukup bagi tim tamu.











