Inggris mengakhiri tahun yang mengesankan dengan mengalahkan tim Ghana yang keras kepala 2 -0 di St Mary’s pada pertandingan terakhir seri mudik mereka.
Juara Eropa asuhan Sarina Wiegman meraih tiga kemenangan dari empat pertandingan dalam tur perayaan mereka di seluruh negeri yang membantu menandai kemenangan mereka di Euro 2025 di musim panas, ketika pemain Aston Rental property Lucia Kendall mencetak gol internasional pertamanya di babak pertama.
Penalti di masa tambahan waktu yang dilakukan Alessia Russo membuat Inggris terlambat mencetak gol kedua setelah mereka mengepung gawang tim tamu.
Pertemuan persahabatan di Southampton tidak memiliki drama yang mengikuti Lionesses melalui kampanye kemenangan mereka di Swiss.
Memang hanya ada sedikit daya saing yang dapat membangkitkan semangat 20 000 penggemar yang hadir di tengah hujan pantai selatan.
Setidaknya hal itu memberi Wiegman kesempatan untuk memberikan menit bermain kepada pemain lapis keduanya, beberapa di antaranya kemungkinan besar akan memainkan peran penting dalam siklus Piala Dunia mendatang yang dimulai tahun depan menjelang turnamen 2027 di Brasil.
Inggris unggul setelah enam menit melalui pemain yang menghabiskan 10 tahun di Southampton.
Chloe Kelly memberikan umpan silang dari kiri dan, pada kesempatan topi ketiganya, Kendall memanfaatkan sentuhan menyedihkan dari bek Benedicte Simon yang berjarak delapan backyard untuk membuat Inggris unggul.
Babak pertama berlangsung hampir seluruhnya di babak Ghana. Aggie Beever-Jones melakukan penyelamatan dari kaki kiper Cynthia Konlan, kemudian Missy Bo Kearns nyaris mencetak gol dengan umpan silang yang mengecoh pertahanan Ghana dan nyaris menyelinap masuk ke tiang jauh.
Kelly terpaksa keluar lapangan pada menit ke- 30 karena cedera di kakinya, sebuah tanda yang mengkhawatirkan bagi Arsenal dengan dua pertandingan penting Liga Champions yang akan datang sebelum Natal.
Peluang terdekat Inggris untuk menggandakan keunggulan sebelum turun minum adalah ketika Beth Mead memberikan umpan kepada Kearns yang melepaskan tembakan lurus ke arah Konlan, sang kiper menangkisnya dengan baik, kemudian dari sudut bola memantul ke bawah dan membentur mistar gawang dari kepala Kendall.
Babak kedua dimulai dengan nada yang sama. Lucy Bronze menyundul umpan silang Taylor Hinds yang membentur mistar gawang dengan tak dapat ditembus kiper, kemudian kurang dari satu menit kemudian Beever-Jones membentur mistar gawang.
Laura Blindkilde Brown memberikan umpan kepada Beever-Jones dengan umpan tariknya yang rapi, tembakan newbie penyerang Chelsea itu dibelokkan melebar saat peluang lain datang dari tuan rumah.
Tendangan bebas yang indah membuat pemain pengganti Russo melakukan penyelamatan bagus dari Konlan saat Ghana terus menahan serangan Inggris.
Sebuah handball di menit kedua penghentian memberi Russo peluang untuk menggandakan keunggulan dari titik penalti yang ia ambil dengan penuh percaya diri, dengan tendangan samping ke sudut.
Kemenangan dengan dua gol memang bukan cerminan dominasi Inggris, namun mereka sudah meninggalkan jejak di tahun yang tak terlupakan.










