Strasbourg telah menskors striker Emmanuel Emegha selama satu pertandingan, dengan alasan kegagalannya menghormati “nilai, ekspektasi, dan aturan” klub Ligue 1 tersebut.

Keputusan itu berarti kapten klub akan melewatkan pertandingan Liga Prancis hari Sabtu melawan Toulouse.

Klub mengkonfirmasi tindakan disipliner tersebut dalam sebuah pernyataan, meskipun tidak memberikan rincian spesifik mengenai pelanggaran tersebut.

“Keputusan ini diambil menyusul sikap pemain yang tidak menghormati (pelanggaran) nilai-nilai, ekspektasi, dan aturan klub baru-baru ini,” bunyi pernyataan tersebut.

Ia menambahkan bahwa Emegha, yang tetap menjadi “anggota penting” tim, akan dimasukkan kembali ke skuad untuk pertandingan Liga Konferensi Europa berikutnya melawan Aberdeen pada 11 Desember.

Menurut harian olahraga Prancis L’Equipe, skorsing tersebut berasal dari komentar terbaru Emegha kepada media.

Dalam wawancara pasca pertandingan bulan lalu, setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Lille, pemain berusia 22 tahun itu dilaporkan menyiratkan bahwa kekalahan Strasbourg dari Monaco dan Paris Saint-Germain musim ini disebabkan oleh ketidakhadirannya dalam pertandingan tersebut.

Emmanuel Emegha akan bergabung dengan Chelsea musim panas mendatang (AP)

Kontroversi lebih lanjut muncul dari wawancara dengan media Belanda, di mana striker Belanda tersebut mengklaim bahwa dia yakin Strasbourg berlokasi di Jerman ketika dia ditetapkan untuk bergabung dengan klub tersebut dua tahun lalu.

Emegha telah menjadi pemain kunci bagi Strasbourg, tampil mengesankan musim lalu dengan 14 gol liga saat tim yang bermarkas di Alsace itu finis di urutan ketujuh.

Dia melanjutkan performa bagusnya musim ini, mencetak empat gol liga dalam tujuh penampilan dan tiga gol di kompetisi Eropa, termasuk dua gol di play-off Europa Conference League melawan Bröndby.

Insiden ini terjadi di tengah ketidakpuasan penggemar setelah grup kepemilikan Chelsea, BlueCo, mengakuisisi Strasbourg pada tahun 2023.

Pada bulan September, pelatih Strasbourg Liam Rosenior mengkritik para penggemar yang memasang spanduk yang menargetkan Emegha, mendesaknya untuk mengembalikan ban kapten karena antisipasi kepindahan ke Liga Premier Chelsea musim depan.

Spanduk yang terlihat saat pertandingan kandang melawan Le Havre bertuliskan: “Emegha, pion BlueCo. Setelah berganti baju, kembalikan ban kaptenmu.”

Hal ini terjadi setelah Emegha memposting video Instagram dirinya terbang ke London dan dilaporkan menandatangani kontrak dengan Chelsea, sebuah langkah yang kabarnya membuat marah sebagian pendukung Strasbourg yang telah memusuhi BlueCo sejak kedatangan mereka.

Kemitraan antara kedua klub telah memfasilitasi transfer, terutama kontrak dua tahun Ben Chilwell ke Strasbourg musim panas ini.

Tautan Sumber