Rohit Sharma dipecat sebagai kapten ODI India meskipun dia memimpin tim meraih kemenangan ICC Champions Trophy 2025.

Masa jabatan Rohit Sharma sebagai kapten ODI India dimulai pada Desember 2021, ketika ia mengambil alih dari Virat Kohli di tengah masa transisi tim. Di bawah kepemimpinannya, India mengalami perpaduan antara suka dan duka dalam format 50-over.

Rohit membimbing timnya meraih kemenangan dominan di Piala Asia pada tahun 2023, menunjukkan ketajaman taktisnya dan kemampuannya untuk menyusun susunan pemain yang bertabur bintang. Menjadi kaptennya juga membuat India mencapai final Piala Dunia ICC ODI 2023, di mana mereka gagal melawan Australia meski tidak terkalahkan di babak liga dan semifinal.

Gaya pukulan agresif Rohit melengkapi perannya sebagai kapten, dengan inning yang mengesankan seperti inning ke-131 melawan Afghanistan di Piala Dunia 2023. Sharma kemudian memimpin timnya meraih kemenangan bersejarah di ICC Champions Trophy 2025, di mana India menikmati kampanye sempurna dalam kondisi yang disesuaikan dengan gaya bermain dan preferensi mereka.

Namun, perubahan mendadak terjadi pada Oktober 2025, ketika Rohit digantikan oleh Shubman Gill muda sebagai kapten ODI. Keputusan ini, yang diumumkan menjelang seri Australia, menandai langkah berani menuju infus generasi muda. Gill, sebelumnya tampil mengesankan sebagai wakil kapten dan pembuka, mendapatkan pujian atas ketenangan dan kehebatan teknisnya.

Penunjukan tersebut merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk membangun inti untuk masa depan, dengan Gill juga menjadi kapten Tes pada awal tahun itu. Namun, masa jabatan awal Gill mengalami masa-masa sulit, dengan kekalahan beruntun dari Australia dan Selandia Baru, memicu perdebatan tentang kemampuan kaptennya.

Cek Fakta: Akankah Rohit Sharma diangkat kembali menjadi kapten ODI India?

Rohit Sharma. (Sumber Gambar: BCCI)

Hingga 24 Januari 2026, belum ada kabar terbaru resmi dari BCCI yang mengindikasikan tindakan tersebut, dan rumor yang beredar tampaknya tidak berdasar. Spekulasi semakin meningkat menyusul kinerja buruk India di bawah kepemimpinan Gill, dengan media sosial dan beberapa laporan menunjukkan potensi perubahan arah. Namun, hal ini masih bersifat spekulatif dan kurang mendapat dukungan nyata dari orang dalam dewan.

Mantan pemain kriket Manoj Tiwary bersuara lantang, mengklaim Rohit Sharma harus dipekerjakan kembali, menekankan pengalaman superiornya dan berargumen bahwa memecatnya adalah tindakan prematur. Dia menyoroti rekam jejak Rohit yang telah terbukti dan menyarankan pemecatan Gill untuk “memperbaiki jalur” menjelang Piala Dunia Kriket ICC 2027.

Namun, pelatih kepala Gautam Gambhir, ketua pemilih Ajit Agarkar, dan manajemen BCCI memandang Gill sebagai prospek jangka panjang, memprioritaskan stabilitas dan pengembangan daripada hasil jangka pendek. Keputusan mereka untuk menunjuk Gill didorong oleh visi siklus 2027, dengan fokus pada potensinya untuk memimpin berbagai format tanpa tekanan yang tidak semestinya.

Gambhir dan Agarkar menekankan ekspresi kepemimpinan secara alami, dan menolak seruan untuk melakukan perubahan secara tergesa-gesa meskipun terdapat kritik bahwa hal tersebut dapat merusak peluang India. BCCI, yang dikenal karena pendiriannya yang tegas ketika mengambil keputusan, jarang mengubah arah dalam urusan kepemimpinan, seperti yang terlihat dalam transisi masa lalu seperti keluarnya Kohli.

Kekakuan kelembagaan ini menunjukkan bahwa kita tidak perlu memikirkan kembali hal ini, bahkan di tengah meningkatnya tekanan dari luar. Meski begitu, pengawasan semakin meningkat terhadap kapten Shubman Gill dan pelatih kepala Gautam Gambhir menyusul serangkaian hasil mengecewakan di ODI dan Tes. Kekalahan seri ODI di kandang India baru-baru ini dari Selandia Baru menambah kekhawatiran.

Meskipun fokus langsung tetap pada kriket T20 menjelang Piala Dunia T20 2026 mendatang, perhatian pasti akan beralih kembali ke format 50-over. Ketika hal itu terjadi, Gill sekali lagi akan mendapati dirinya berada di bawah pengawasan, bertanggung jawab langsung atas kinerja dan hasil tim.

Apakah Rohit Sharma telah diangkat kembali sebagai kapten ODI India?

Tidak. Hingga 24 Januari 2026, BCCI belum memberikan pengumuman resmi terkait kembalinya Rohit Sharma sebagai kapten ODI.

Bagaimana nasib Shubman Gill sebagai kapten ODI sejauh ini?

Gill telah kehilangan kedua seri ODI yang ia kapteni, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang kepemimpinannya, meskipun manajemen terus mendukungnya.

Untuk pembaruan lebih lanjut, ikuti Khel Now Cricket Facebook, Twitter, Instagram, Youtube; unduh Khel Sekarang Aplikasi Android atau Aplikasi iOS dan bergabunglah dengan komunitas kami ada apa & Telegram.



Tautan Sumber