Virat Kohli menikmati menjadi pemukul ODI No. 1 di peringkat ICC dalam 11 periode berbeda dalam karirnya.

Kriket One Day International (ODI) memiliki sejarah yang kaya selama lebih dari 55 tahun, dengan pertandingan pertama dimainkan pada tanggal 5 Januari 1971 Sejak awal, style ini telah menarik banyak penonton international dan memainkan peran penting dalam membentuk kriket modern-day.

Popularitas kriket ODI mencapai puncaknya setelah diperkenalkannya Piala Dunia pada tahun 1975, karena mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh dunia dan memberikan momen-momen berkesan yang menentukan generasi kepada para penggemar. Banyak pemain kriket legendaris yang menghiasi kriket ODI dengan bakat luar biasa, kekuatan mental, dan kemampuan memenangkan pertandingan, sehingga meninggalkan dampak jangka panjang pada permainan.

Meskipun beberapa pemukul menikmati periode singkat di puncak, hanya beberapa pemain terpilih yang berhasil mendominasi style secara konsisten dan mempertahankan posisi No. 1 di peringkat ICC ODI untuk waktu yang lama.

Untuk tetap berada di puncak selama bertahun-tahun tidak hanya membutuhkan bakat, namun juga konsistensi yang luar biasa, kemampuan beradaptasi dalam berbagai kondisi, dan kemampuan untuk bekerja di bawah tekanan. Oleh karena itu, mari kita lihat 5 pemain teratas yang menghabiskan sebagian besar hari sebagai pemukul peringkat No. 1 di kriket ODI.

5 pemain dengan hari terbanyak sebagai pemukul ODI No. 1

5 Babar Azam– 1359 Hari

Babar Azam
Babar Azam. (Sumber Gambar: Getty Images)

Pemukul Pakistan Babar Azam mendefinisikan generasi baru pemain kriket Pakistan. Dia mencopot Virat Kohli untuk menjadi pemukul ODI No. 1 pada tahun 2021 dan tetap berada di puncak peringkat ODI ICC untuk sementara waktu, selama lebih dari 1, 359 hari. Babar dianggap sebagai salah satu pemain kriket ODI terbaik yang diproduksi oleh Pakistan, setelah mencetak lebih dari 6 500 run dengan rata-rata 53 yang mengesankan dalam style tersebut.

4 Michael Bevan– 1361 Hari

Michael Bevan
SYDNEY– 9 JANUARI: Michael Bevan dari Australia beraksi selama pertandingan seri VB Someday International antara Australia dan Sri Lanka yang diadakan di Sydney Cricket Ground di Sydney, Australia pada tanggal 9 Januari 2003 (Foto oleh Chris McGrath/Getty Images)

Michael Bevan sering dianggap sebagai salah satu finisher terhebat dalam sejarah kriket, dan pengaruhnya terhadap style ODI sangat besar. Bermain pada tahun-tahun puncak age keemasan Australia, Bevan adalah bagian penting dari salah satu tim fading dominan yang pernah ada dalam olahraga ini.

Bevan menyelesaikan karir ODI-nya dengan rata-rata lebih dari 53, mencetak lebih dari 6 900 run. Bevan juga menikmati salah satu puncak terpanjang dalam sejarah kriket ODI. Dia tetap berada di puncak peringkat pukulan ICC ODI selama 1 361 hari yang luar biasa, terbanyak dibandingkan pemukul Australia mana pun.

3 Virat Kohli– 1547 Hari

Virat Kohli
Virat Kohli di Ranchi (Sumber Gambar: BCCI)

Di nomor tiga adalah legenda India, Virat Kohli. Pemain kidal ini telah meninggalkan jejaknya di setiap format permainan, tetapi ODI adalah formatnya yang paling dominan dalam hal statistik dan konsistensi.

Setiap kali Virat memasuki lapangan dalam format ini, dia sepertinya memecahkan rekor demi rekor. Dia telah menikmati 11 periode berbeda di puncak peringkat pukulan ICC ODI, menghabiskan total 1 547 hari di nomor satu, terbanyak oleh pemain India mana pun.

Kohli secara luas dianggap sebagai salah satu pemukul ODI terhebat sepanjang masa, dengan lebih dari 14 000 run dan rata-rata menakjubkan sekitar 58 dalam formatnya.

2 Brian Lara– 2079 Hari

Brian Lara
MUMBAI, INDIA– 30 JANUARI 2007: Kapten WI Brian Lara dan manajer Clilve Lloyd selama latihan internet mereka sebelum ODI terakhir antara India dan Hindia Barat di Baroda. (Foto oleh Santosh Harhare/Hindustan Times melalui Getty Images)

Brian Lara duduk di posisi kedua dalam daftar. Dikenal sebagai “Pangeran Pelabuhan Spanyol,” Lara bermain di era yang penuh dengan persaingan yang ketat, dengan legenda seperti Sachin Tendulkar dan Ricky Ponting tampil pada puncaknya pada akhir 1990 an dan awal 2000 an.

Terlepas dari persaingan yang ketat ini, Lara berhasil mendominasi peringkat pukulan ICC ODI selama 2 079 hari yang luar biasa, lebih lama dari Tendulkar dan Ponting. Dengan keanggunan, ketepatan waktu, dan temperamennya yang tak tertandingi, Lara menginspirasi seluruh generasi pemukul kidal untuk mengikuti olahraga ini.

1 Vivi Richards– 2306 Hari

Vivi Richards
Pemukul Hindia Barat Viv Richards beraksi saat penjaga gawang Inggris Jack Russell melihatnya (Foto oleh S&G/ Photos using Getty Images)

Di urutan teratas daftar adalah tokoh hebat India Barat lainnya, Sir Viv Richards. Richards secara luas dianggap sebagai salah satu pemukul terbaik yang pernah memainkan permainan ini, terutama di kriket ODI. Bermain di age ketika formatnya masih berkembang, ia dikenal karena pendekatannya yang tak kenal takut dan kemampuannya mendominasi pemain bowling dengan konsistensi yang luar biasa.

Richards mencetak 6 721 run di ODI dengan rata-rata 47 yang mengesankan dan strike price yang luar biasa sebesar 90, angka yang sangat jarang terjadi pada periode itu. Pola pikir agresifnya mendefinisikan ulang pukulan ODI dan menetapkan standar baru untuk generasi mendatang. Dia menghabiskan rekor 2 360 hari di puncak peringkat ICC ODI, terbanyak oleh pemukul mana word play here dalam sejarah style tersebut.

Pemain India manakah yang menghabiskan hari paling banyak sebagai pemukul ODI No. 1 di peringkat ICC?

Pemain India dengan jumlah hari terbanyak di puncak peringkat ICC ODI adalah Virat Kohli dengan catatan 1 547 hari.

Siapa saja dua pemain yang bertahan di peringkat teratas ICC ODI selama lebih dari 2 000 hari?

Viv Richards dan Brian Lara, keduanya legenda Hindia Barat, adalah dua pemain yang menghabiskan lebih dari 2 000 hari di puncak peringkat ICC ODI.

Untuk pembaruan lebih lanjut, ikuti Khel Currently Cricket Facebook , Twitter , Instagram , Youtube ; unduh Khel Sekarang Aplikasi Android atau Aplikasi iOS dan bergabunglah dengan komunitas kami ada apa & Telegram


Tautan Sumber