Sukur Nababan Ingatkan Kader Agar Disiplin dan Tertib Organisasi

Bandung, Kabarsebelas.com – Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan membuka secara resmi workshop Manajemen Pendidikan Kader DPD PDI Perjuangan Jawa Barat di Hotel Bumi Kitri Jalan Cikutra Kota Bandung, Jumat (19/9).

Dalam arahannya, Sukur yang hadir secara virtual mengingatkan seluruh kader agar disiplin dalam berorganisasi.

“Disiplin, attitude dan etika berorganisasi dimulai dari hal-hal kecil. Contohya dalam kegiatan kepartaian atau rapat baik tingkat ranting, PAC, DPC dan DPD semua harus memakai seragam baik yang hadir online atau offline,” kata Sukur.

Sukur juga menginstruksikan kepada seluruh kader PDI Perjuangan agar lebih banyak turun ke masyarakat dan menyerap serta menjadi solusi bagi rakyat.

Terlebih, di masa pandemi seperti saat ini.

“Saatnya untuk berkerja. Karena berpolitik itu membangun peradaban. Tugas kader adalah selalu bersama rakyat, tertawa dan menangis bersama rakyat. Terutama di masa pandemi,” ujarnya.

Sukur juga mengapresiasi kegiatan workshop manajemen pendidikan kader yang diinisiasi DPD PDI Perjuangan Jabar.

“Kegiatan ini sangat penting agar seluruh kader memiliki pemahaman dan pemikiran sama tentang tata cara berpartai, memperkokoh ideologi, dan keyakinan diri,” tandasnya.

Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mengungkapkan kegiatan workshop ini dilakukan untuk menggenjot kaderisasi dengan cara meningkatkan pendidikan kader.

“Kaderisasi dan pendidikan kader sangat penting untuk
mengerakkan mesin partai melalui untuk meraih kemenangan. Bukan kemenangan instan tapi berproses dengan komitmen disiplin partai,” pungkas Ono.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ketut Sustiawan, Bendahara Ineu Purwadewi Sundari, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Tom Maskun, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Bedi Budiman, serta Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai Memo Hermawan.

Kegiatan ini juga diikuti oleh 98 peserta secara luring dan juga anggota Badiklatda 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat yang hadir secara daring.(red)