Ketua Komisi X DPR RI Minta PTM Dibuka 100 Persen Diawal Tahun 2022

Karawang, Kabarsebelas.com – Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda mendorong pada awal tahun 2022 pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat dilaksanakan 100 persen. Hal ini tentunya untuk menyudahi learning loss.

Pasalnya, selama dilakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), ia menilai sangat tidak efektif dan berdampak pada kompetensi siswa.

“Anak kelas 6 tapi profil masih kelas 5, anak kelas 8 tapi profil nya masih kelas 7, Learning Loss telah menghinggapi maka mau tidak mau kita harus melakukan akselerasi, salah satunya dengan PTM 100 pereen,” kata Huda selepas membuka acara Workshop Pendidikan di Asialink Premier Hotel Karawang, Jum’at (5/11/2021)

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini akan mendorong revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri agar di tahun 2022, PTM bisa dilaksanakan 100 persen.

“PTM ini menjadi agenda penting saat learning loss, semoga awal 2022 nanti atas rekomendasi dan permintaan teman-teman di daerah kita mendorong revisi SKB 4 menteri, semangat nya pada awal 2022 kita sudah bisa melakukan PTM 100 persen, kalau ada keinginan pada Desember besok PTM 100 persen sepertinya belum bisa, utk 2022 saja masih perdebatan,” jelasnya.

Saat disinggung mengenai antisipasi kemungkinan terjadinya gelombang ke-3 Covid 19 pada Bulan Desember mendatang, Huda optimis jika selalu menerapkan prokes ketat dan banyaknya masyarakat yang telah di vaksin, gelombang ke -3 tersebut bisa diminimalisir.

“Secara kedokteran bulan Desember itu jatuhnya mutasi vaksin, pada Bulan Juli kemarin kan varian delta ini mengalami lonjakan yang tinggi di semua negara, oleh karena itu, ini sih prediksi kedokteran, saya meyakini tingkat kebenaran nya tinggi, bulan Desember itu bukan apa-apa, tapi siklus mutasi virus ini ketemunya di bulan Desember, semoga tidak jadi gelombang ke-3, jadi Januari sekolah bisa melakukan PTM 100 persen,” pungkasnya. (red)