Wali Kota Yogya Sebut Relokasi PKL Tak Mengubah Identitas Malioboro

KABARSEBELAS.COM – Gubernur DIY Sri Sultan HB X meresmikan tempat relokasi bagi PKL di kawasan Malioboro, Rabu (26/1). Peresmian dua tempat relokasi yaitu Teras Malioboro I yang ada di eks Bioskop Indra dan Teras Malioboro II yang ada di eks Dinas Pariwisata Yogyakarta ini ditandai dengan acara syukuran atau wilujengan.

Terkait relokasi PKL Malioboro, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan bahwa Malioboro tidak akan kehilangan identitasnya. Malioboro, kata Heroe, masih sama seperti dulu yaitu pusat jajanan dan oleh-oleh di Yogyakarta.

“Malioboro masih sama seperti dulu,” ucap Heroe,” dikutip dari Merdeka, Rabu (26/1).

Heroe menuturkan dengan relokasi ini, para wisatawan dan warga Yogyakarta yang ingin belanja di Malioboro justru dimudahkan dalam belanja. Wisatawan, lanjut Heroe, bisa berbelanja oleh-oleh yang beraneka ragam secara terpadu di Teras Malioboro.

“Supaya orang luar tidak salah mengerti bahwa seolah-olah PKL dipindah. Sebetulnya itu dijadikan satu. Jadi malah semakin lengkap. Kami harap semakin bamyak pengunjung yang datang ke Yogyakarta,” tutur Heroe.

PKL Ditampung di Teras Malioboro

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY Srie Nurkyatsiwi menerangkan bahwa para PKL akan ditampung di dua tempat yaitu Teras Malioboro I dan Teras Malioboro II.

Srie menerangkan untuk Teras Malioboro I akan memunyai kapasitas untuk menampung 800 PKL. Sedangkan Teras Malioboro II diperkirakan bisa digunakan oleh kurang lebih 1000 PKL.

Ke depan, kata Srie untuk membantu mempromosikan Teras Malioboro pihaknya akan melakukan sejumlah program untuk promosi. Di antaranya dengan menggelar atraksi budaya untu menarik minat wisatawan datang dan berbelanja di Teras Malioboro. (gil)