Jumat, 20 Februari 2026 – 13: 42 WIB
Tangerang, VIVA — Insiden tabrakan antara truk dan kereta Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) di perlintasan sebidang dekat Stasiun Poris, Batuceper, Tangerang, Jumat pagi, 20 Februari 2026, sempat melumpuhkan perjalanan kereta di lintas Tangerang dan rute menuju bandara. Satu rangkaian kereta dilaporkan keluar jalur (anjlok) setelah menabrak truk bermuatan sekoci yang melintang di rel.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah video clip detik-detik kejadian beredar luas. Dalam rekaman tersebut terlihat truk berada di jalur rel saat kereta bandara melintas hingga terjadi benturan keras.
KAI Traveler memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang dan awak kereta dinyatakan selamat dan telah dievakuasi dari rangkaian yang terdampak.
Untuk mempercepat penanganan, KAI Commuter bersama KAI Daop 1 Jakarta mengirim rangkaian kereta penolong dan tim teknis ke lokasi guna mengevakuasi rangkaian yang anjlok serta membersihkan jalur. Penumpang yang telah memiliki tiket kereta bandara juga diberikan opsi pengembalian dana penuh di stasiun pemberhentian layanan Basoetta.
“Bagi pengguna kereta bandara yang sudah punya tiket, bisa melakukan refund pengembalian 100 persen di stasiun-stasiun pemberhentian Commuter Line Bandara Soetta,” kata ujar VP Corporate Assistant KAI Traveler, Karina Amanda dikutip VIVA.co.id.
Update Pukul 13 00 WIB: Sudah Bisa Melintas Bergantian Satu Jalur
Update terkini pukul 13 00 WIB kondisi jalur mulai berangsur pulih. KAI Traveler menyampaikan bahwa perjalanan Traveler Line Tangerang dari Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang sudah dapat melintas kembali dengan sistem satu jalur bergantian di lokasi kejadian.
“Saat ini pukul 13 00 WIB perjalanan Traveler Line Tangerang dari arah Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang sudah bisa melintas dengan menggunakan satu jalur secara bergantian dengan kecepatan terbatas di lokasi,” tulis KAI Traveler dalam keterangan yang dikutip dari akun resmi @CommuterLine.
Meski demikian, petugas masih terus melakukan proses evakuasi lanjutan dan normalisasi penuh jalur rel. KAI Traveler juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan dan perubahan jadwal yang terjadi akibat insiden tersebut.
“Petugas terkait masih terus melakukan proses penanganan untuk normalisasi perjalanan Traveler Line Tangerang. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat perubahan jadwal dan pembatalan perjalanan Traveler Line Basoetta dan Commuter Line lintas Tangerang. Selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas,” demikian pernyataan KAI Commuter.
Halaman Selanjutnya
Hingga kini, penyebab pasti truk berada di perlintasan saat kereta melintas masih dalam penyelidikan pihak terkait. Insiden ini kembali menyoroti risiko perlintasan sebidang di kawasan padat kendaraan seperti Batuceper, Tangerang.








