Minggu, 15 Februari 2026 – 07:00 WIB
Jakarta – Industri film horor Indonesia kembali bersiap menghadirkan kisah baru yang memadukan mitos lokal dengan ketegangan psikologis. Berjudul Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, proyek ini mengusung konsep horor supranatural dengan sentuhan thriller yang intens. Film tersebut resmi memasuki tahap persiapan produksi.
Film ini diproduseri oleh Zakir Rasyidin dan disutradarai oleh Hanny Saputra. Proses syuting dijadwalkan mulai 25 Februari 2026. Ketertarikan sang produser terhadap genre horor menjadi salah satu alasan utama lahirnya proyek ini. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Zakir mengaku memiliki kedekatan personal dengan film-film bertema seram, sehingga saat mendapat tawaran untuk memproduseri proyek ini, ia langsung menyambutnya dengan antusias.
“Saya suka nonton film horror, sering sekali nonton film horor, ketika ditawarin produseri film horror saya tertarik,” ungkapnya saat acara syukuran film di rumah produksi Mika Entertainment pada 14 Februari 2026.
![]()
Tak hanya soal minat pribadi, Zakir juga menekankan pentingnya kesiapan teknis, terutama kondisi fisik para pemain. Mengingat banyak adegan menuntut emosi tinggi serta aksi fisik yang cukup berat, kebugaran para aktor menjadi perhatian serius sejak awal.
“Fisik pemain harus dijaga, agar performa pemain bisa menjalankan shootingnya lancar,” tegasnya.
Judul Rambut Sewu: Satu Langkah Getih bukan sekadar rangkaian kata yang terdengar menyeramkan. Frasa “satu langkah getih” merepresentasikan keputusan kecil yang berujung pada konsekuensi besar. Dalam konteks cerita, satu pilihan yang tampak sederhana bisa menjadi pintu masuk menuju dunia kelam yang dipenuhi ritual, kutukan, dan pertumpahan darah.
Konsep ini menjadi benang merah yang mengikat keseluruhan cerita, sekaligus pesan moral yang ingin disampaikan kepada penonton.
Film ini mengisahkan Wulan, seorang perempuan yang pindah ke desa untuk bekerja sekaligus merawat ibunya yang tengah sakit. Demi menghemat biaya, ia menyewa rumah tua dengan harga terjangkau tanpa mengetahui sejarah kelam di baliknya.
Rumah tersebut ternyata menyimpan kisah tragis seorang gadis bernama Marni yang terjerat ritual hitam. Sejak tinggal di sana, Wulan mulai mengalami gangguan misterius: mimpi aneh, berjalan saat tidur, hingga luka-luka yang muncul tanpa sebab jelas. Teror semakin menjadi ketika arwah Marni diduga berusaha mengambil alih tubuhnya sebelum masa 40 hari berakhir.
Halaman Selanjutnya
Bersama Damar, seorang wartawan, serta seorang saksi masa lalu, Wulan berusaha mengungkap kebenaran dan memutus kutukan sebelum semuanya terlambat.










