Senin, 16 Februari 2026 – 15: 45 WIB
Filipina, VIVA — Dunia contest Filipina berduka setelah kabar mengejutkan datang dari wilayah Barangay Cabaritan, Filipina. Seorang finalis ajang kecantikan nasional, Ramilo-De Guzman, dilaporkan meninggal dunia akibat penembakan pada 13 Februari lalu. Ia meninggal di usia 32 tahun.
Berdasarkan laporan yang dilansir dari KBIZoom korban ditembak saat berada di dalam mobilnya. Saat kejadian, ia tengah bersama ketiga anaknya. Insiden terjadi ketika sang ayah turun dari kendaraan untuk membuka pagar rumah mereka. Di saat itulah seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda electric motor tanpa plat nomor mendekat dan melepaskan beberapa tembakan ke arah korban. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Ramilo-De Guzman mengalami luka tembak di bagian wajah dan tubuh samping. Ia segera dilarikan ke Manuel Roxas Area Medical facility di Kota Roxas, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara itu, ketiga anaknya dilaporkan selamat secara fisik, meski mengalami trauma karena menyaksikan langsung peristiwa mengerikan tersebut.
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan intensif. Pelaku berhasil melarikan diri ke arah timur melalui jalan nasional di Distrik 3 Aparat belum mengidentifikasi tersangka maupun concept pasti di balik penembakan ini.
Menurut pernyataan otoritas setempat, berbagai kemungkinan tengah didalami, termasuk concept pribadi maupun yang berkaitan dengan pekerjaan korban. Polisi juga menunggu hasil uji laboratorium forensik guna mengetahui jenis senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut. Masyarakat diminta segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.
Saat kejadian, kekasih korban, Clifford Dela Cruz, sedang berada di Manila untuk menghadiri workshop. Ia langsung pulang setelah menerima kabar duka tersebut. Dalam unggahan di media sosial, ia mengecam keras aksi penembakan itu, terlebih karena dilakukan di hadapan anak-anak mereka.
Ia juga menyinggung kemungkinan adanya pihak-pihak yang menyimpan kebencian terhadap aktivitas advokasi Ramilo-De Guzman, khususnya kampanyenya melawan perundungan (anti-bullying). Meski demikian, dugaan tersebut masih belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang.
Sebelum dikenal secara nasional, Ramilo-De Guzman lebih dulu meraih gelar Miss San Manuel. Namanya kemudian semakin dikenal setelah menjadi runner-up dalam ajang Miss Earth Philippines 2013, di mana ia juga membawa pulang beberapa penghargaan khusus.
Halaman Selanjutnya
Selain berkarier di dunia contest, ia merupakan lulusan Sarjana Pendidikan dari College of Continuous Assistance System Laguna-Isabela. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta komunitas pageant Filipina.










