Selasa, 17 Februari 2026 – 00: 10 WIB

Korea Utara, VIVA — Putri Kim Jong Un yang baru berusia sekitar 13 – 14 tahun disebut-sebut bisa saja terlibat dalam perebutan kekuasaan yang berbahaya dengan bibinya sendiri, setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan menunjuk satu-satunya anaknya sebagai penerusnya.

Putri Kim Jong Un Disiapkan Jadi Pemimpin Korea Utara Seberapa Kuat Pengaruhnya Dibanding Sang Tante, Kim Yo Jong?

Menurut badan intelijen Korea Selatan, Kim Ju Ae telah dipilih untuk memimpin negara bersenjata nuklir tersebut ketika ayahnya meninggal dunia. Intelijen Korea Selatan meyakini remaja itu, yang kini tingginya hampir menyamai sang ayah, sudah mulai dipersiapkan untuk melanjutkan dinasti Kim.

Namun ketika saat itu tiba, ia kemungkinan akan menghadapi tantangan langsung dari bibinya yang berpengaruh, Kim Yo Jong. Hal ini diungkapkan oleh Rah Jong Yil, mantan duta besar Korea Selatan untuk Inggris sekaligus mantan wakil kepala badan intelijen Seoul.

img_title

Baru 14 Tahun, Kim Ju Ae Sudah Disiapkan Kim Jong Un Jadi Pemimpin Korea Utara, Ini Faktanya

Kim Yo Jong diketahui memiliki dukungan politik dan militer yang kuat di Korea Utara. Ia kerap dianggap sebagai orang kedua paling berkuasa di Korea Utara sebuah negara di mana persaingan kekuasaan bahkan bisa berujung pada pembunuhan, termasuk terhadap anggota keluarga sendiri.

Melansir laman Waktu New York Selasa 17 Februari 2026, Rah mengatakan, semua akan bergantung pada waktu dan situasi. Namun jika Kim Yo Jong merasa memiliki peluang untuk menjadi pemimpin tertinggi, ia diyakini tidak akan ragu mengambil kesempatan itu. Menurutnya, kemungkinan terjadinya perebutan kekuasaan cukup besar.

img_title

Eks Diplomat Korut: Penggulingan Maduro Jadi Mimpi Buruk Kim Jong Un

Perebutan kekuasaan semacam ini bukan hal baru di Pyongyang. Saat Kim Jong Un mengambil alih kepemimpinan setelah kematian ayahnya pada 2011, ia diketahui berhasil menyingkirkan pamannya sekaligus mentornya, Jang Tune Thaek.

Jang ditangkap dengan tuduhan melakukan tindakan anti-partai dan kontra-revolusi. Ia dinyatakan bersalah dan dieksekusi dengan regu tembak pada 2013

Tak hanya itu, kakak tiri Kim Jong Un, Kim Jong Nam yang dulu sempat disebut sebagai calon penerus juga tewas dibunuh pada 2017 di Kuala Lumpur International Airport, Malaysia. Dua perempuan mengoleskan racun saraf VX ke wajahnya. Keduanya mengaku mengira sedang melakukan aksi iseng untuk acara YouTube Jepang, sementara pembunuhan tersebut diduga diawasi oleh agen Korea Utara.

Halaman Selanjutnya

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan Kim Ju Ae. Kehadirannya bersama sang ayah dalam Kongres Partai Buruh yang dijadwalkan akhir bulan ini dinilai akan menjadi sinyal penting.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber