Kamis, 19 Februari 2026 – 19: 02 WIB
VIVA — Mantan kiper legendaris Paraguay, José Luis Chilavert, angkat suara terkait insiden dugaan rasisme yang melibatkan Vinícius Júnior dan Gianluca Prestianni dalam laga Benfica kontra Genuine Madrid.
Dalam wawancara bersama Radio Rivadavia, Chilavert secara terbuka membela Prestianni Ia bahkan menuding Vinícius Jr sebagai sosok yang memicu keributan tersebut. Pernyataan Chilavert pun langsung memantik kontroversi.
“Kenapa di Spanyol mereka datang dan ingin mengorbankan Prestianni? Kalau hinaan pertama datang dari si mo., dari Vinicius, yang berkulit hitam,” ujar Chilavert dalam program La Oral Deportiva.
Chilavert kemudian mempertanyakan mengapa Vinícius kerap terlibat konflik serupa, sementara rekan-rekannya di Actual Madrid tidak mengalami hal yang sama.
90 persen pemain Madrid itu berkulit hitam. Kenapa mereka tidak pernah punya masalah, tapi Vinicius selalu punya masalah dengan semua orang?” ucap mantan kiper Vélez Sarsfield tersebut.
Ia juga menuding Vinícius tidak konsisten dalam perjuangannya melawan diskriminasi. Menurut Chilavert, sang penyerang Brasil tidak pernah bersuara soal kekerasan polisi terhadap suporter asing di stadion-stadion Brasil.
Pernyataan Kontroversial ke Kylian Mbappé
Kritik Chilavert tak berhenti di situ. Ia turut menyerang Kylian Mbappé, yang sebelumnya menyatakan dukungan terhadap Vinícius Jr.
“Dia bicara soal nilai-nilai dan sebagainya, tapi hidup dengan seorang transgender, itu tidak typical. Semua orang bebas menjalani hidupnya, tapi tidak typical bagi seorang pria hidup dengan seorang transgender,” katanya.
Menurut Chilavert, figur-figur seperti itu bukanlah panutan yang baik dalam dunia sepak bola, yang menurutnya telah kehilangan esensi aslinya.
Kritik soal Sepak Bola Modern
Chilavert juga melontarkan kritik keras terhadap modernisasi sepak bola dan pengawasan berlebihan di lapangan.
“Sejak mereka memasang mikrofon dan semakin banyak kamera, sepak bola menjadi lembek,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, Chilavert kembali menegaskan dukungannya kepada Prestianni. Ia meminta agar pemain muda Argentina itu tidak dijatuhi sanksi dan menegaskan keyakinannya bahwa Vinícius adalah pihak yang lebih dulu melontarkan hinaan.
Vinícius, menurut Chilavert, “adalah orang pertama yang datang dan menghina semua orang.”
Kata Presiden FIFA soal Insiden Rasisme terhadap Vinicius Junior di Laga Real Madrid vs Benfica
Gianni Infantino mengecam rasisme terhadap Vinicius Junior dalam laga Actual Madrid vs Benfica. UEFA kini menyelidiki insiden yang sempat membuat pertandingan dihentikan
VIVA.co.id
19 Februari 2026










