Kamis, 19 Februari 2026 – 09:33 WIB
Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump hari ini. Prabowo dan Trump akan menandatangani kesepakatan tarif dagang antara Indonesia-AS.
Selain itu, Presiden Prabowo juga diagendakan menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
“Menghadiri undangan mengenai meeting BoP, kemudian juga atas koordinasi kedua negara, salah satu tambahan agendanya adalah insyaallah akan ada penandatanganan mengenai tarif dagang dengan pemerintah Amerika Serikat,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 19 Februari 2026.
Prasetyo menjelaskan, penandatangan tarif dagang Indonesia-AS akan dilakukan setelah Prabowo menghadiri rapat Board of Peace.
“Rencana kalau sesuai jadwal di tanggal 19 (Februari). Iya setelah BoP baru kemudian akan ada rencana tanda tangan kerja sama tarif dagang,” tutur dia.
Sejauh ini, Prasetyo menjelaskan belum ada perubahan terkait isi kesepakatan mengenai tarif dagang Indonesia-AS.
“Untuk sementara belum ya. Untuk sementara belum ada perubahan, tapi tentunya mari kita semua berharap barangkali nanti di dalam pertemuan antara Bapak Presiden Prabowo dan Presiden Trump mungkin ada perubahan yang itu bermanfaat bagi bangsa dan negara kita,” ucap Prasetyo.
![]()
Presiden Prabowo Subianto
Foto :
- Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri konferensi tingkat tinggi pertama Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Institut Perdamaian AS di Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 19 Februari 2026, pekan depan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, mengatakan Presiden Prabowo Subainto sebelumnya telah menerima undangan resmi untuk menghadiri rapat perdana BoP di Washington DC yang akan dilaksanakan pada 19 Februari 2026.
“Bapak Presiden Prabowo Subianto rencananya akan hadir,” kata Nabyl dilansir Antara, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurut Jubir Kemlu RI, kehadiran Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam membentuk arah dan kerja Dewan Perdamaian sejak awal.
Ia menegaskan bahwa dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo akan terus memperjuangkan kepentingan Palestina, khususnya dalam hal rekonstruksi Jalur Gaza serta perjuangan rakyat Palestina, sesuai kehendak masyarakat Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Indonesia pun senantiasa mendorong pemulihan Gaza serta mengupayakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina dalam kerangka solusi dua negara melalui keikutsertaan di Dewan Perdamaian, kata Nabyl.










