Selasa, 17 Februari 2026 – 12: 00 WIB
VIVA — Striker Bayern Munich, Harry Kane, resmi menembus 500 gol sepanjang karier profesionalnya, menempatkannya dalam kelompok elit pencetak gol dunia bersama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Pencapaian bersejarah itu diraih setelah Kane mencetak dua gol saat Bayern Munich menggilas Werder Bremen 3 -0, Sabtu 14 Februari 2026
Mengutip laporan PlanetSepak Bola, Kane mencapai tonggak 500 gol pada penampilan ke- 743 sepanjang karier profesionalnya. Ia membutuhkan waktu lebih dari 15 tahun sejak debut profesionalnya untuk menyentuh angka tersebut, tepatnya 15 tahun 30 hari sejak laga perdana saat dipinjamkan ke Leyton Orient.
Dari overall 500 gol tersebut, sebanyak 100 di antaranya berasal dari penalti. Selain itu, Kane juga mencatatkan 129 aid, menunjukkan kontribusinya tidak hanya sebagai penyelesai akhir, tetapi juga kreator serangan. Rata-rata produktivitasnya tercatat 118 menit per gol dan 94 menit untuk kontribusi gol atau help.
Lionel Messi
Pemain Timnas Argentina Lionel Messi
Jika dibandingkan, Messi mencapai 500 gol jauh lebih cepat. Bintang Argentina itu menembus angka tersebut dalam 632 pertandingan, atau 111 laga lebih sedikit dibanding Kane. Dari sisi usia, Messi melakukannya pada 28 tahun 9 bulan 24 hari, sekitar hampir empat tahun lebih muda dibanding Kane saat mencapai turning point yang sama.
Messi juga unggul dalam aspek kreativitas. Ia mencatatkan 201 help saat mencapai 500 gol, dengan rata-rata 101 menit per gol dan 72 menit untuk kontribusi gol atau assist. Jumlah penalti Messi dalam periode tersebut tercatat 64 gol, lebih sedikit dibanding Kane.
Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo membawa Timnas Portugal juara UEFA Nations League
Ronaldo juga dikenal sebagai salah satu pencetak gol paling produktif dalam sejarah sepak bola contemporary. Bintang Portugal itu menembus 500 gol dalam 753 pertandingan, atau sedikit lebih banyak dibandingkan Lionel Messi namun masih relatif sebanding dengan Harry Kane.
Dari sisi usia, Ronaldo mencatatkan 500 gol pada umur 30 tahun 7 bulan 25 hari, lebih muda dibanding Kane, tetapi lebih senior dibanding Messi saat mencapai turning point yang sama. Ia membutuhkan waktu 13 tahun 1 bulan 16 hari sejak launching profesional untuk menembus angka tersebut.
Secara komposisi gol, Ronaldo mengoleksi 501 gol dengan 81 di antaranya berasal dari titik penalti. Ia juga mencatatkan 165 aid, menegaskan kontribusinya tidak hanya sebagai finisher, tetapi juga kreator peluang di lini depan.
Halaman Selanjutnya
Dalam rasio produktivitas, Ronaldo mencatat rata-rata 119 menit per gol dan 142 menit untuk gol non-penalti. Sementara untuk kontribusi gol atau aid, ia berada di angka 89 menit.










