Rabu, 18 Februari 2026 – 18:38 WIB
Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, umat Islam di berbagai belahan dunia mulai bersiap menyambut bulan penuh berkah tersebut. Persiapan tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga spiritual, termasuk memahami kembali tata cara ibadah puasa sesuai tuntunan syariat.
Salah satu pembahasan yang sering menyita perhatian adalah mengenai niat puasa Ramadhan, khususnya apakah niat tersebut boleh dilakukan sebulan sekali atau harus diulang setiap malam. Scroll lebih lanjut yuk!
Dalam ajaran Islam, niat atau niyyah merupakan unsur mendasar dalam setiap ibadah. Niat berarti tekad dalam hati untuk melakukan suatu amalan semata-mata karena Allah SWT.
Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa setiap amal perbuatan bergantung pada niatnya. Dengan demikian, sah atau tidaknya puasa seseorang sangat ditentukan oleh adanya niat yang benar sebelum pelaksanaan ibadah tersebut.
Perbedaan Pandangan Ulama tentang Niat Puasa
Para ulama sepakat bahwa puasa Ramadhan wajib disertai niat. Namun, terdapat perbedaan pendapat mengenai waktu dan frekuensi pembacaan niat selama satu bulan penuh.
Mayoritas ulama dari Mazhab Syafi’i dan Hanafi berpendapat bahwa niat puasa harus dilakukan setiap malam sebelum terbit fajar. Menurut pandangan ini, setiap hari puasa Ramadhan dipandang sebagai ibadah yang berdiri sendiri, sehingga memerlukan niat tersendiri pula.
Oleh karena itu, niat yang diucapkan pada malam pertama tidak otomatis mencakup hari-hari berikutnya apabila tidak diperbarui.
Sementara itu, Mazhab Maliki berpendapat bahwa niat untuk sebulan penuh dapat dilakukan satu kali pada malam pertama Ramadhan. Dasarnya adalah karena puasa Ramadhan merupakan rangkaian ibadah yang dilaksanakan secara berkesinambungan.
Selama tidak ada halangan yang membatalkan puasa—misalnya sakit atau bepergian—maka niat awal dianggap sah sebulan penuh.
Perbedaan ini membuat sebagian umat Muslim memilih untuk berhati-hati dengan memperbarui niat setiap malam, sementara sebagian lainnya mengikuti pendapat yang membolehkan satu kali niat untuk seluruh bulan.
Baca Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh
Bagi yang mengikuti pendapat Mazhab Maliki, berikut bacaan niat puasa sebulan penuh:
Halaman Selanjutnya
Nawaitu shauma jamii’i syahri Ramadhaani haadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.









