Selasa, 17 Februari 2026 – 14: 00 WIB
Korea Utara, VIVA — Putri Kim Jong Un, Kim Ju Ae disebut-sebut telah dipersiapkan untuk menjadi penerus tahta kepemimpinan Korea Utara Hal tersebut diungkap oleh Badan Inteligen Korea Selatan (NIS) belum lama ini.
Bahkan disebut NIS, Kim Ju Ae yang masih berusia 13 tahun sudah mulai dilibatkan dalam pembahasan kebijakan. Isu tentang Kim Ju Ae yang telah dipersiapkan untuk meneruskan tahta sang ayah ini bahkan sudah dirasa sejak setahun setahun terakhir.
Hal ini terlihat dari semakin seringnya remaja tersebut tampil di hadapan publik. Ia beberapa kali mendampingi ayahnya saat peluncuran rudal, dan pada 2025 hadir di parade Triumph Day di China, yang menjadi debutnya di panggung internasional.
Namun seberapa besar kemungkinan ia akan menggantikan ayahnya? Terlebih lagi masih ada sosok Kim Yu Jong sang bibi yang juga memiliki kekuatan politik besar setara dengan sang kakak?
Melansir laman berita langit Selasa 17 Februari 2026, menurut seorang analis dari Sejong Institute, lembaga riset swasta di Korea Selatan, Kim Jong Un kemungkinan besar menilai putrinya memiliki kemampuan dan keteguhan untuk meneruskan kepemimpinannya.
“Dengan mendampingi ayahnya di berbagai acara penting, seolah-olah ia sedang belajar menjadi pemimpin dan membangun jaringan sejak usia sangat muda,” ujar Cheong Seong Chang.
Namun, badan intelijen Korea Selatan selama ini dikenal memiliki rekam jejak yang tidak selalu akurat dalam memastikan perkembangan terbaru di negara tetangganya tersebut.
Sementara itu dosen hubungan internasional di University of Oxford, Dr Edward Howell mengingatkan bahwa Kim Jong Un saat ini baru berusia 43 tahun. Menurutnya, jika dalam waktu dekat terjadi sesuatu pada Kim Jong Un, kemungkinan besar kekuasaan akan jatuh ke tangan adiknya, Kim Yo Jong.
Hingga kini, media pemerintah Korea Utara belum pernah secara resmi mengonfirmasi atau memberikan komentar mengenai rencana suksesi kepemimpinan.
Peta Kekuatan adik Kim Jong Un
Adik perempuan Kim Jong Un Kim Yo Jong yang saat ini memegang jabatan senior di Komite Sentral Partai Buruh Korea dan disebut memiliki pengaruh besar terhadap kakaknya. Di usianya yang baru 38 tahun dia kerap disebut sebagai sosok paling berkuasa kedua di Korea Utara, dengan dukungan politik dan militer yang kuat.
Halaman Selanjutnya
Namun dengan adanya sosok keponakan, bagaimana posisi Kim Yo Jong? Melansir laman NDTV, mantan pejabat elderly intelijen Korea Selatan, Rah Jong Yil, memperingatkan bahwa perebutan kekuasaan sangat mungkin terjadi. Kepada sejumlah media, termasuk New York Blog post dan The Telegraph, ia mengatakan Kim Yo Jong hampir pasti akan mencoba mengambil posisi tertinggi jika merasa punya peluang. Menurutnya, tak ada alasan bagi Kim Yo Jong untuk menahan ambisi politiknya sendiri.










