Rabu, 18 Februari 2026 – 11:09 WIB
Jakarta – Kabar kurang sedap datang dari dunia idol Tanah Air. Salah satu member JKT48, Gendis Mayrannisa atau yang akrab disapa Gendis, resmi ditangguhkan dari seluruh aktivitas grup setelah foto kebersamaannya dengan seorang pria yang diduga sebagai kekasihnya beredar luas di media sosial.
Potret tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar. Seperti diketahui, JKT48 memiliki aturan internal yang melarang para membernya menjalin hubungan asmara selama masih aktif di dalam grup. Scroll lebih lanjut yuk!
Kebijakan tersebut selama ini menjadi bagian dari konsep idol yang diusung manajemen.
Menanggapi polemik yang berkembang, Gendis akhirnya buka suara melalui akun media sosial pribadinya. Dalam pernyataannya, ia mengakui telah memberikan penjelasan kepada pihak manajemen terkait foto yang beredar.
“Seperti yang kalian tau, akhir akhir ini banyak sekali foto yang beredar di media sosial, untuk kebenarannya saya sudah menjelaskan semuanya kepada manajemen secara jujur, dan menerima keputusan apa pun yang akan manajemen ambil,” tulis Gendis, dikutip Rabu 18 Februari 2026.
Ia juga menyampaikan kesadaran atas kesalahan yang dinilai telah melanggar kepercayaan yang diberikan kepadanya, baik oleh manajemen maupun para penggemar.
Gendis menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan diri serta berupaya mengembalikan kepercayaan yang telah goyah akibat kontroversi ini.
Sementara itu, manajemen JKT48 bergerak cepat dengan mengeluarkan pernyataan resmi melalui situs web mereka.
Dalam keterangan tersebut, pihak manajemen memutuskan untuk menjatuhkan sanksi berupa penangguhan aktivitas terhadap Gendis.
“Oleh karena itu kami memutuskan untuk menangguhkan aktivitas Gendis Mayrannisa sebagai member JKT48 terhitung hari ini sampai 17 Mei 2026,” tulis pernyataan tersebut.
Selama masa penangguhan, Gendis dipastikan tidak akan terlibat dalam seluruh kegiatan publik JKT48, termasuk pertunjukan teater, acara luar, maupun aktivitas media lainnya.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus langkah pembinaan.
“Selama masa tersebut, kami harap Gendis dapat melakukan hal-hal yang bisa membuatnya melakukan introspeksi diri dan beraktivitas dengan kesadaran dan rasa tanggung jawab yang sepantasnya,” tulis manajemen.
Halaman Selanjutnya
Langkah tegas manajemen ini pun menuai respons beragam. Sebagian penggemar mendukung keputusan tersebut demi menjaga konsistensi aturan grup. Namun, tidak sedikit pula yang menilai sanksi tersebut terlalu berat dan berharap Gendis dapat kembali beraktivitas setelah masa penangguhan berakhir.









