Kamis, 19 Februari 2026 – 17:11 WIB
Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,43 persen atau 36,15 poin ke level 8.274,08 pada penutupan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026. Koreksi membalikan tren positif sepanjang sesi pertama.
Berdasarkan pantauan VIVA Dari stokbitIHSG mulai menunjukkan penurunan sejak memasuki sesi kedua. Indeks sempat anjlok hingga menyentuh level 8.256.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 25,99 triliun. Dengan volume transaksi sebesar Rp 48,75 miliar dan total perdagangan sebanyak 3,18 juta transaksi.
Sektor teknologi merosot paling dalam sebesar 1,16 persen. Penurunan drastis juga dialami sektor keuangan dan properti, masing-masing turun 1,03 persen dan 0,70 persen.
Meski IHSG terbakar, beberapa sektor saham perkasa. Sektor bahan baku melesat 2,85 persen, sektor transportasi menguat 1,92 persen dan sektor energi meningkat 0,82 persen.
Secara teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat adanyapelebaran histogram positif MACD dan Stochastic RSI mengarah ke overbought. Namun volume jual mengalami kenaikan.
Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah emiten berhasil mencetak lompatan harga tertinggi sepanjang sesi perdagangan hari ini. Berikut tiga kinclong di jajaran 45 saham unggulan.
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Saham MBMA melonjak 15,29 persen atau 120 poin ke level 905.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
Saham AADI melambung 7,30 persen atau 650 poin dan ditutup pada area 9.550.
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Hasil positif juga dicatatkan saham MDKA sebesar 7,29 persen atau 240 poin hingga terbang ke posisi 3.530.
Sesi IHSG I Turun 21 Poin, Cek 3 Saham Tambang Dominasi Peringkat Top Gainers
IHSG merosot setelah konsisten mempertahankan tren naik selama beberapa hari belakangan. IHSG melemah sejalan penurunan sejumlah sektor saham, namun beberapa emiten naik.
VIVA.co.id
19 Februari 2026










