Minggu, 15 Februari 2026 – 15:30 WIB
Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan, koalisi permanen sejatinya dengan rakyat. Hal itu diutarakannya saat merespons wacana pembentukan koalisi permanen yang digaungkan Partai Golkar.
“Kalau bagi PDI Perjuangan kan koalisi permanen itu dengan rakyat karena sistem politik kita pascajatuhnya Soeharto mengembalikan makna kekuasaan itu untuk rakyat, dari rakyat, dan oleh rakyat,” kata Hasto di Jakarta, Minggu, 15 Februari 2026.
Menurutnya, PDIP memegang teguh prinsip kekuasaan berada penuh di tangan rakyat, terlepas dari dinamika politik belakangan ini.
![]()
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kiri)
Karenanya, terkait wacana pembentukan koalisi permanen, Hasto menyebut PDIP tidak ikut mencampuri kedaulatan partai politik lain.
“Bahwa dinamika politik itu begitu dinamis, terjadi perubahan konfigurasi peta politik nasional, bisa diadakan kerja sama antarpartai politik, ya, tapi kalau ada suatu partai menggagas kerja sama permanen, ya, bagi PDI Perjuangan kami tidak mencampuri kedaulatan partai lain,” ujarnya.
Diketahui, wacana pembentukan koalisi permanen disampaikan dalam hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar pada Desember tahun lalu. Koalisi permanen itu sebagai bentuk kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan pemerintahan.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan tujuan dari koalisi permanen adalah memastikan setiap kebijakan strategis pemerintah memperoleh dukungan politik yang stabil, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta menjaga kesinambungan pembangunan nasional dalam jangka panjang.
“Stabilitas politik merupakan prasyarat utama bagi pembangunan berkelanjutan,” kata Bahlil dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu, 21 Desember 2025.
Partai Golkar menyatakan koalisi permanen itu adalah transformasi pola kerja sama politik dari sekadar koalisi elektoral yang bersifat taktis menuju pembentukan koalisi yang ideologis dan strategis, berbasis pada kesamaan platform dan agenda kebijakan.
“Koalisi permanen ini tidak hanya dibangun untuk memenangkan kontestasi pemilihan presiden,” ujarnya.
Sementara Ketua Fraksi Partai Golkar DPR, Muhammad Sarmuji pada Jumat, 13 Februari 2026 menyebut, pihaknya telah berkomunikasi dengan fraksi partai politik lain di parlemen, dalam rangka mewujudkan wacana koalisi permanen tersebut.
Arief Rosyid: Akademi Partai Golkar Siapkan Kader untuk Menang di Pemilu 2029
Sekretaris Akademi Partai Golkar, M Arief Rosyid Hasan mengatakan Akademi Partai Golkar akan turut membantu Partai Golkar menyiapkan kader untuk menang di Pemilu 2029.
VIVA.co.id
14 Februari 2026










