Jumat, 20 Februari 2026 – 02:30 WIB

Jakarta – Nama MacKenzie Scott mencuri perhatian dunia filantropi global. Novelis sekaligus mantan istri pendiri Amazon, Jeff Bezos, dilaporkan telah menghibahkan kekayaan dengan jumlah fantastis bahkan disinyalir melampaui donasi seumur hidup yang diberikan oleh Bezos dan Elon Musk.



Elon Musk Ramal Coding akan Punah Tahun Ini

Scott mendonasikan sekitar US$26 miliar atau sekitar Rp 439,4 triliun (estimasi kurs Rp 16.900 per dolar AS) yang merupakan akumulasi dalam tujuh tahun terakhir. Jumlah donasi fantastis ini membuat Scott masuk jajaran filantropis terbesar sepanjang masa.

Berdasarkan data Forbes dan pelacak filantropi, total donasi Scott sejak 2019 menjadikannya sebagai filantropis terbesar ketiga dalam sejarah berdasarkan nilai absolut sumbangan seumur hidup. Hanya dua tokoh dalam sejarah modern yang tercatat menyumbang lebih banyak darinya.


img_title

Fakta Ponsel Starlink, Begini Penjelasan Elon Musk

Sumbangan Scott menggelontorkan dana sebesar US$7,2 miliar pada tahun 2025. Nilai ini menjadi donasi tahunan terbesar sepanjang karier filantropinya sekaligus mendorong total kontribusinya melonjak signifikan.

MacKenzie Scott.


img_title

Negara Komunis Pakai Layanan Internet Starlink Punya Elon Musk, Bukan China

Dikutip dari zaman India, jumlah donasi yang diberikan oleh Scott bahkan melampaui total donasi seumur hidup sejumlah miliarder papan atas dunia, seperti CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, salah satu pendiri Google Larry Page, pendiri Oracle Larry Ellison, hingga mantan suaminya sendiri, Jeff Bezos.

Dalam penyaluran donasi, Scott memilih pendekatan yang berbeda dibanding banyak filantropis kelas kakap. Alih-alih mendirikan yayasan besar dengan proses seleksi panjang, ia mengandalkan tim penasihat untuk mengidentifikasi organisasi yang dinilai layak menerima bantuan.

Ia kemudian menyalurkan hibah dalam jumlah besar tanpa banyak pembatasan penggunaan dana. Penerima manfaatnya mencakup organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, kesetaraan ras, kesehatan publik, perumahan, ketahanan pangan, hingga pengembangan komunitas.

Sejak menyatakan niatnya pada tahun 2019 untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya, Scott bergerak dengan kecepatan yang tidak lazim di kalangan miliarder dunia. Dari total US$26 miliar yang telah ia distribusikan disebut sebagai salah satu laju distribusi filantropi terbesar dan tercepat dalam sejarah modern.

Kekayaan Scott berasal dari penyelesaian perceraiannya dengan Jeff Bezos pada tahun 2019. Saat itu, ia menerima sebagian saham Amazon. Ia kemudian menjual sebagian saham tersebut untuk mendanai aktivitas donasinya.

Halaman Selanjutnya

Hingga kini, Scott belum menyebutkan batas waktu pasti kapan ia akan berhenti menyumbangkan kekayaannya. Namun melihat ritme pemberiannya selama tujuh tahun terakhir, publik menilai ia masih akan terus mengalirkan dana dalam skala besar ke berbagai organisasi di seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber