Rabu, 18 Februari 2026 – 00:32 WIB
Jakarta – Nama Fajar Sadboy kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah potongan video lama diludahi oleh Indra Frimawan di sebuah podcast beredar luas di media sosial. Di sisi lain, Keputusan besar diambil oleh Onadio Leonardo setelah melewati fase kelam dalam hidupnya.
Sejumlah berita menjadi trending topik sepanjang hari ini. Berikut ini adalah 4 artikel terpopuler di kanal Showbiz VIVA edisi Selasa 17 Februari 2026.
Kesal Diludahi Saat Podcast? Fajar Sadboy Ungkap Kondisinya dengan Indra Frimawan
![]()
Nama Fajar Sadboy kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah potongan video lama dari sebuah podcast beredar luas di media sosial. Dalam cuplikan tersebut, Fajar terlihat mendapat perlakuan yang menuai kontroversi dari komika Indra Frimawan.
Adegan itu pun memancing beragam reaksi netizen yang menilai aksi tersebut tidak layak dijadikan bahan candaan.
Baca selengkapnya di sini.
Kehilangan Waktu Bareng Anak Gegara Narkoba, Onadio Leonardo Pilih Vakum
![]()
Onadio Leonardo
Foto :
- Instagram Onadio Leonardo
Keputusan besar diambil oleh Onadio Leonardo setelah melewati fase kelam dalam hidupnya. Musisi yang akrab disapa Onad itu mengaku mendapatkan pelajaran berharga usai terseret kasus penyalahgunaan narkoba.
Kini, ia memilih untuk menata ulang prioritas hidupnya dengan menempatkan keluarga sebagai fokus utama.
Baca selengkapnya di sini.
Ada Titik Terang, Virgoun dan Inara Rusli Bakal Damai Soal Hak Asuh Anak
![]()
Perseteruan hak asuh anak antara Virgoun dan Inara Rusli yang sempat menjadi sorotan publik akhirnya menunjukkan perkembangan positif.
Setelah melalui dinamika yang cukup panjang dan menyita perhatian, kedua belah pihak kini dikabarkan mulai menemukan jalan tengah terkait pengasuhan buah hati mereka.
Baca selengkapnya di sini.
Kronologi Vicky Prasetyo Diduga Tilap Uang Modal Politik Senilai Rp700 Juta
![]()
Nama artis sekaligus presenter kontroversial, Vicky Prasetyo, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ia dilaporkan atas dugaan penggelapan dana sebesar Rp700 juta yang disebut sebagai modal politik untuk pencalonan kepala daerah di Kabupaten Bandung Barat.
Laporan tersebut diajukan oleh seorang perempuan bernama Nunun Lusida yang mengaku mengalami kerugian finansial dalam jumlah besar.
Halaman Selanjutnya
Baca selengkapnya di sini.










