Selasa, 17 Februari 2026 – 16:02 WIB
VIVA –Hari ini Kementerian Agama menggelar sidang penentuan 1 Ramadan 1447 H pada 96 lokasi di Indonesia. Nantinya hasil pemantauan tersebut akan dibahas dalam dalam sidang isbat awal Ramadan.
Di sisi lain, dalam menyambut awal bulan Ramadan, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa agar diberi keselamatan selama bulan Ramadan. Lantas apa saja doa yang bisa dipanjatkan umat muslim selama bulan penuh berkah ini?
Melansir laman SEKARANG Daring, Selasa 17 Februari 2026, dalam riwayat Imam At-Thabrani dan Imam Ad-Dailami, Nabi SAW menyelenggarakan beberapa salat sebagai berikut:
Ya Tuhan, beri aku Ramadhan, berikan Ramadhan kepadaku, dan lindungi dariku.
Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.
Artinya, “Ya Allah, selamatkan aku (dari penyakit dan penyakit lainnya) demi (menyembah) bulan Ramadhan, selamatkan (penampakan bulan sabit) Ramadhan untukku, dan selamatkan aku (dari keburukan) di bulan Ramadhan.”
Adapun doa berikut ini merupakan permohonan Rasulullah SAW, yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud:
Bulan sabit yang memberi petunjuk dan kebaikan (dua kali), aku beriman kepada Dzat yang menciptakan kamu (tiga kali), Alhamdulillah yang datang dengan bulan ini dan itu dan mendatangkan bulan ini dan itu.
Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā’a bi syahri kadzā.
Artinya, “Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Allah yang menciptakan kamu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghapus bulan itu, dan mendatangkan bulan ini,” (HR Abu Dawud).
Ada pula redaksi lain yang dibaca Nabi ketika melihat bulan sabit atau datangnya bulan Ramadhan. Doa ini dikumpulkan oleh Syekh Ibnu Hajar al-Haitami Ithafu Ahlil Islam bi Khushushiyyatish Shiyam (109).
Tuhan Maha Besar, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali pada Tuhan Yang Maha Esa. Ya Allah, aku memohon kebaikan pada bulan ini, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir, dan dari keburukan perkumpulan.
Allāhu akbaru, lā haula wa lā kuwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīmi. Allahumma innī as’aluka khaira hādzas syahri, wa a’ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.
Artinya, “Allah Maha Besar. Tiada daya dan usaha kecuali pertolongan Allah yang Maha Besar. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan dunia.”
Puasa sebentar lagi, inilah doa menyambut Ramadhan yang dianjurkan para ulama
Umat Muslim di Indonesia bersiap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah 1447 H, puasa segera tiba.
VIVA.co.id
17 Februari 2026










