Selasa, 17 Februari 2026 – 09:11 WIB
VIVA – Striker Timnas Indonesia, Ricky Pratama, dilaporkan ke kepolisian atas dugaan tindak penganiayaan terhadap kekasihnya. Laporan tersebut dilayangkan oleh perempuan berinisial AD ke Polda Sulawesi Selatan, Minggu, 15 Februari 2026.
Kuasa hukum AD, Eko Saputra, membenarkan laporan tersebut. Ia menyebut kliennya telah secara resmi melaporkan dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Ricky.
“Benar, siang tadi kami sudah melaporkan RP ke Polda Sulsel atas dugaan penganiayaan,” ujar Eko.
Menurut keterangan pelapor, peristiwa itu terjadi di kos AD yang berada di sekitar mes pemain PSM Makassar. Insiden tersebut disebut berlangsung pada 6 Februari 2026, saat tim tengah bersiap menjalani laga tandang ke Yogyakarta.
Eko mengungkapkan, kliennya mengalami kekerasan fisik berupa cekikan serta menerima ancaman serius. Hal itu diperkuat dengan hasil pemeriksaan medis.
“Dari rekam medis, terdapat bekas cekikan di leher, cakaran di lengan, dan klien kami juga mendapat ancaman pembunuhan,” jelasnya.
Usai kejadian tersebut, AD meminta dipulangkan ke kampung halamannya di Magelang. Tiket perjalanan disebut sempat dibelikan, namun AD mengaku ditinggalkan di bandara setibanya di Yogyakarta.
Ricky Pratama sendiri pernah memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. Ia tercatat sempat masuk radar tim nasional pada era Shin Tae-yong, Indra Sjafri, hingga Gerald Vanenburg, termasuk membela Timnas U-20 dan U-23 Indonesia.
Kata Mauro Zijlstra Usai Debut di Persija saat Tumbangkan Bali United
Penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, langsung mendapatkan menit bermain bersama Persija Jakarta. Dia membantu Macan Kemayoran bangkit dari periode sulit dengan men
VIVA.co.id
16 Februari 2026










