Rabu, 18 Februari 2026 – 19:30 WIB

Jakarta – Dalam dunia otomotif, tidak semua inovasi teknologi membuat mobil lebih berharga di masa depan. Justru sejumlah fitur mobil lawas kini menjadi faktor utama yang membuat harga jual kembali mobil bekas tetap tinggi atau bahkan meningkat.



Tembus Rp 45 Ribu Per Kg, Mendag Budi Bakal Cek Harga Daging Ayam di Pasaran

Fitur-fitur klasik ini memiliki nilai sejarah, estetika, dan sensasi berkendara yang sulit digantikan oleh mobil modern, sehingga banyak dicari penggemar dan kolektor.

Ilustrasi mobil klasik.


img_title

Mendag Budi Tegaskan MBG Justru Bikin Harga Daging Ayam Stabil, Bukan Naik

Mesin Berpendingin Air yang Ikonik

Mesin pendingin udara (air-cooled), khas pada beberapa mobil lawas, kini menjadi daya tarik tersendiri. Mesin ini dikenal sederhana, ringan, mudah dirawat, dan memiliki suara khas yang tidak dimiliki mesin modern berpendingin air.


img_title

Harga Emas Hari Ini 18 Februari 2026: Produk Antam Terjun Bebas

Contoh paling terkenal adalah Porsche 911 Air-Cooled, yang tetap diminati kolektor dan harganya stabil di pasar mobil bekas.

Lampu Pop-Up yang Legendaris

Lampu pop-up menjadi fitur ikonik era 80-an hingga awal 2000-an. Meski kini jarang dipakai karena regulasi keselamatan dan desain aerodinamis, lampu ini menghadirkan karakter visual yang unik dan dramatis.

Mobil dengan fitur ini, terutama mobil sport klasik, sering dicari dan dihargai lebih tinggi di pasar bekas.

Transmisi Manual yang Langka

Transmisi manual kini sangat jarang pada mobil baru, namun masih dianggap penting bagi penggemar sejati. Kendali penuh yang ditawarkan transmisi manual membuat pengalaman berkendara lebih intens.

Mobil lawas dengan transmisi manual, seperti Mazda MX-5 Miata atau Subaru WRX, biasanya memiliki nilai jual lebih tinggi dibanding varian otomatisnya.

Mesin Disedot Secara Alami

Mesin naturally aspirated (tanpa turbo atau supercharger) kini menjadi simbol klasik dan pengalaman berkendara yang berbeda. Mesin N/A dikenal dengan respon gas yang linear, suara khas, dan karakter mekanik yang lebih “alami”.

Mobil sport klasik dengan mesin N/A, seperti Ferrari 458 Italia, cenderung mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilai jual dibanding versi turbo modern.

Karburator: Sederhana Tapi Bernilai

Sebelum era injeksi bahan bakar elektronik, mobil menggunakan karburator. Meskipun kurang efisien dibanding teknologi modern, karburator mudah dipelajari dan diperbaiki tanpa alat elektronik rumit. Mobil klasik dunia seperti Lamborghini Miura atau Ferrari 250 GTO menggunakan karburator, menjadikannya sangat bernilai bagi kolektor.

Halaman Selanjutnya

Fitur lawas tidak hanya soal fungsi, tetapi juga keunikan, sejarah, dan nostalgia. Mobil dengan fitur-fitur ini sering dianggap sebagai investasi dan simbol otomotif klasik, sehingga permintaan tinggi di pasar bekas. Kelangkaan, kondisi asli, dan pengalaman berkendara unik semakin menambah daya tariknya.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber