Rabu, 18 Februari 2026 – 16: 00 WIB

VIVA — Bulan Ramadan adalah momen penting untuk meningkatkan ibadah sekaligus menjaga kesehatan tubuh. Agar puasa lancar, tubuh tetap bertenaga, dan berat badan tetap stabil, mengatur pola makan dengan tepat menjadi kunci utama.

10 Video Game Seru Temani Puasa Ramadhan, Ringan Dimainkan Sambil Menunggu Waktu Berbuka

Ilustrasi puasa.

Tanpa strategi yang benar, puasa bisa membuat tubuh lemas, gangguan pencernaan, atau bahkan kenaikan berat badan. Berikut panduan terbaru 2026 untuk mengatur pola makan sehat selama Ramadan

img_title

Tips Bikin Tempe Krispi Awet Renyah, Cocok Buat Takjil Buk Puasa!

1 Sahur dengan Nutrisi Seimbang

Sahur adalah sumber energi utama sepanjang hari. Pilih makanan yang mengandung:

img_title

Pemerintah Larang Sekolah Berikan Public Relations Berlebihan Selama Ramadan.

  • Karbohidrat kompleks: nasi merah, oat meal, roti gandum untuk energi tahan lama.
  • Protein tinggi: telur, ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe untuk menjaga massa otot dan merasa kenyang lebih lama.
  • Serat dan sayuran: bayam, brokoli, wortel untuk membantu pencernaan.
  • Cairan cukup: marginal 2 gelas air putih agar tubuh terhidrasi.

Hindari sahur terlalu dekat waktu subuh agar tubuh punya waktu mencerna makanan sebelum puasa.

2 Berbuka Secara Bertahap

Berbuka puasa sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru. Langkah-langkah yang disarankan:

  • Minum air putih untuk hidrasi.
  • Konsumsi 1– 3 kurma sebagai sumber gula alami dan energi cepat.
  • Tunggu 10– 15 menit sebelum makan utama untuk menghindari makan berlebihan.

Cara ini membantu lambung menyesuaikan diri dan mengurangi risiko gangguan pencernaan.

3 Pilih Makanan Sehat, Bukan Tinggi Lemak dan Gula

Makanan manis dan gorengan memang menggoda, tapi bisa menambah kalori berlebihan. Alternatif sehat:

  • Buah segar untuk hidangan penutup
  • Sup sayur atau salad
  • Protein sehat seperti ikan panggang atau ayam rebus

Hal ini membuat berat badan tetap stabil dan tubuh tetap segar.

4 Kontrol Porsi Makan

Gunakan piring lebih kecil dan makan perlahan agar tubuh memberi sinyal kenyang lebih cepat. Kebiasaan ini membantu mencegah makan berlebihan dan penumpukan kalori.

5 Tetap Aktif Selama Puasa

Meskipun sedang berpuasa, aktivitas ringan penting untuk menjaga metabolisme:

  • Jalan kaki 10– 20 menit sebelum berbuka
  • Peregangan atau yoga exercise ringan
  • Olahraga ringan setelah tarawih

Gerakan ini membantu tubuh tetap bertenaga dan mendukung pembakaran kalori.

6 Batasi Minuman Berkafein

Kopi dan teh berkafein bisa meningkatkan risiko dehidrasi. Sebaiknya batasi konsumsi kafein dan pilih air putih atau infused water untuk hidrasi optimum.

Halaman Selanjutnya

7 Tidur Cukup

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber