Jumat, 20 Februari 2026 – 05:30 WIB
Jakarta – Bulan Ramadhan adalah momen istimewa yang penuh ampunan dan keberkahan. Di bulan suci ini, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Tak heran jika banyak umat Islam berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah, terutama saat memasuki sepuluh malam terakhir yang diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar.
Pendakwah ternama Indonesia, Buya Yahya, mengingatkan pentingnya memperbanyak doa yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada istrinya, Sayidatuna Aisyah radhiallahu ta’ala ‘anha.
Salah satu amalan yang pernah diajarkan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam kepada istrinya, Sayidatuna Aisyah radhiallahu ta’ala ‘anha yang kisahnya adalah pertanyaan Siti Aisyah. Saya bertanya kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam apa yang harus saya katakan jika bertemu Lailatul Qadr, kata Buya Yahya dikutip dari tayangan YouTube pada Jumat, 20 Februari 2026.
“Ucapkan ya Aisyah, allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni. Ya Allah Engkau benar-benar maha pemaaf dan penyayang sehingga mudah memberikan ampunan,” imbuhnya.
Doa yang bermakna memohon ampun kepada Allah SWT yang Maha Pengampun dan menyayangi hamba-Nya yang meminta ampun.
Mengapa doa ini penting di bulan Ramadhan?
Menurut Buya Yahya, doa ini sangat dianjurkan dibaca untuk menyambut Lailatul Qadar. Malam istimewa tersebut tidak diketahui secara pasti waktunya.
Beliau menjelaskan bahwa Lailatul Qadar dirahasiakan agar umat Islam terus berusaha dan memperbanyak ibadah sepanjang Ramadhan, bukan hanya pada satu malam tertentu. Kerinduan untuk bertemu malam kemuliaan inilah yang mendorong seorang hamba untuk semakin tekun beribadah.
Selain doa tersebut, Buya Yahya juga menyebut amalan lain berdasarkan hadis Salman al-Farisi, yakni memperbanyak syahadat, istigfar, memohon surga, dan berlindung dari api neraka.
“Ashadu alla ilahaillallah astagfirullah. Ashadu alla ilallah astagfirullah nasalukal jannah wa naudubika minanar. allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni. Biasanya dibaca sebelum buka atau kapan saja itu hendaknya dibaca, kita perbanyak,” tandasnya.
Waktu Terbaik Membaca Doa
Doa-doa tersebut bisa dibaca kapan saja, terutama di sepuluh malam terakhir Ramadhan, setelah salat, menjelang berbuka, atau saat qiyamul lail. Konsistensi dan kesungguhan hati menjadi kunci utama.
Halaman Selanjutnya
Dengan memperbanyak doa mohon ampun, seorang muslim tidak hanya berharap bertemu Lailatul Qadr, namun juga berharap diampuni dosa-dosanya dan dikaruniai kehidupan di dunia dan akhirat.










