Jumat, 20 Februari 2026 – 11:06 WIB
Jakarta – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyoroti kondisi pembelajaran di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang masih belum ideal dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Kompleks DPR RI.
Berdasarkan paparan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, terdapat 4.852 sekolah yang terdampak dimana masih ada 99 sekolah yang masih belajar di tenda/kelas darurat dikarenakan masih proses pembersihan dan sisanya merupakan sekolah yang ruang kelasnya sudah tidak bisa digunakan. Sedangkan 22 sekolah masih menumpang karena sekolah tersebut hanyut dan perlu direlokasi.
Hetifah mendorong agar penanganan bencana dapat dilakukan percepatan. Karena saat ini baru sekitar 30 persen sekolah terdampak yang telah melaksanakan Perjanjian Kerja Sama Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan Kemendikdasmen.
Hetifah juga menekankan agar anggaran revitalisasi tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur tetapi juga termasuk penggantian perangkat sekolah, meubeler, alat praktik dan laboratorium, serta sumber daya guru dan tenaga kependidikan yang terdampak.
“Kemendikdasmen memperkirakan kebutuhan anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pendidikan Pasca Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membutuhkan anggaran 5,5 triliun rupiah dan telah disalurkan sebesar 1 triliun rupiah,” kata Hetifah dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 20 Februari 2026.
Selain itu Hetifah juga mengatakan masih ada lokasi Hunian Sementara (Huntara) yang tidak terkoneksi dengan fasilitas pendidikan. Menurutnya, hal itu bisa mempengaruhi kondisi pembelajaran siswa.
“Saat ini hunian sementara tidak selalu terkoneksi dengan fasilitas umum dan sarana pendidikannya. Ini pasti akan berpengaruh dengan kondisi pembelajaran anak-anak. Untuk itu dalam pembangunan huntap kelak perlu sinergi yang lebih baik terutama untuk sekolah-sekolah yang akan direlokasi,” ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mengejar rencana penambahan hingga realisasi perjanjian kerja sama (PKS) revitalisasi satuan pendidikan pascabencana Sumatera guna memulihkan kegiatan belajar mengajar maupun layanan pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam laporannya pada Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera bersama Pimpinan DPR RI di Jakarta Pusat pada Rabu menyebutkan pihaknya sudah melakukan penandatanganan PKS dengan 746 satuan pendidikan, dengan total nilai PKS sebesar Rp866,5 miliar hingga 15 Februari 2026.
Halaman Selanjutnya
Dari 746 PKS tersebut, ia menerangkan sebanyak 340 PKS untuk Provinsi Aceh, 196 PKS untuk Provinsi Sumatera Barat dan 210 PKS untuk Provinsi Sumatera Utara.










