Minggu, 15 Februari 2026 – 10: 00 WIB
Inggris, VIVA — Keluarga Kerajaan Inggris kembali menjadi sorotan setelah nama mantan Duke of York, Andrew Mountbatten-Windsor, muncul lagi dalam dokumen kasus Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada akhir Januari lalu. Perkembangan terbaru menyebutkan bahwa adik Raja Charles tersebut diduga pernah mencoba menjalin kerja sama bisnis dengan Jeffrey Epstein ketika ia masih menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.
Setidaknya ada lebih dari selusin email yang menunjukkan adanya komunikasi dan pembahasan berkelanjutan antara Epstein, Andrew, dan seorang penghubung bernama David Stern, yang sebelumnya mengelola bisnis Pitch@Palace milik Andrew. Demikian dilaporkan dalam media ITV News.
Rangkaian e-mail tersebut berasal dari awal 2010 hingga tahun 2018 Periode itu tumpang tindih dengan masa Andrew yang saat itu menjabat sebagai utusan perdagangan untuk perdana menteri posisi yang mengharuskannya mempromosikan bisnis dan kepentingan dagang Inggris di luar negeri.
Dalam sejumlah e-mail, Andrew tampak memanfaatkan kunjungan resminya ke Asia untuk mengatur pertemuan terkait rencana usaha yang diduga bisa memberinya keuntungan pribadi.
Salah satu email tertanggal 17 Mei 2010 menunjukkan Andrew memberi tahu Stern bahwa ia sedang menjalankan tugas resmi di Kuala Lumpur, Malaysia, dan mengadakan serangkaian diskusi terkait The Eco-friendly Park Team (GPG). Ia menambahkan bahwa dirinya akan senang melanjutkan pembicaraan, apalagi setelah Stern berbicara dengan “the master”, yang merujuk pada Epstein.
“Bisa jadi dia dan Anda menjadi ‘Ghost’ bagi saya dalam potensi keuntungan entitas ini,” tulis Andrew.
Email tersebut kemudian diteruskan Stern kepada Epstein.
ITV News menyebut ini sebagai penyebutan pertama mengenai entitas bisnis yang diusulkan antara mantan bangsawan itu dan Epstein.
Nama bisnis tersebut beberapa kali berubah, dari Green Park menjadi Serpentine Team yang merupakan uusulan Andrew, lalu Asia Gateway, hingga akhirnya disebut Witan Holdings.
Dalam email existed yang dikirim Stern kepada Epstein pada 24 Juli 2010, dijabarkan rencana usaha bersama tersebut. Mereka berencana mendirikan kantor investasi kecil yang sangat privat di London, dengan cabang kecil di Beijing, menyasar individu dengan kekayaan tinggi terutama dari Tiongkok, meski tidak terbatas pada itu.
Halaman Selanjutnya
Stern menulis bahwa Andrew akan dilibatkan secara sangat tertutup dan memanfaatkan aura dan aksesnya. Ia juga menyebut Epstein akan menentukan investasi, sementara dirinya mengelola operasional harian di Beijing dan London.








