Selasa, 17 Februari 2026 – 09: 00 WIB
Jakarta — Perseteruan hak asuh anak antara Virgoun dan Inara Rusli yang sempat menjadi sorotan publik akhirnya menunjukkan perkembangan positif.
Setelah melalui dinamika yang cukup panjang dan menyita perhatian, kedua belah pihak kini dikabarkan mulai menemukan jalan tengah terkait pengasuhan buah hati mereka.
Proses mediasi yang difasilitasi oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menjadi titik awal meredanya ketegangan di antara keduanya.
Lembaga tersebut mengambil peran aktif untuk menjembatani komunikasi agar keputusan yang diambil tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak-anak.
Ketua Umum Komnas PA, Agustinus Sirait, mengungkapkan bahwa mediasi yang berlangsung membawa hasil yang cukup menggembirakan.
Menurutnya, setidaknya untuk sementara waktu, situasi yang sebelumnya memanas dapat diredam.
“Alhamdulillah, puji Tuhan, marginal langkah awal kita dalam memediasi sudah berhasil. Setidaknya pada masa liburan ini semua pihak bisa merasa bahagia dan melupakan hal-hal yang rumit untuk sejenak menikmati hidup,” ucap Agustinus Sirait, dikutip Selasa, 17 Februari 2026
Kesepakatan awal tersebut memungkinkan anak-anak untuk tetap merasakan kehadiran kedua orang tua mereka, khususnya selama masa liburan panjang.
Momen ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas emosional dan psikologis anak, mengingat konflik orang tua kerap berdampak signifikan terhadap tumbuh kembang mereka.
Agustinus menekankan pentingnya menurunkan vanity masing-masing demi kebahagiaan anak. Ia berharap, suasana liburan dapat dimanfaatkan sebagai ruang rekonsiliasi emosional, sehingga hubungan orang tua dan anak tetap terjalin hangat meski konflik belum sepenuhnya tuntas.
Meski demikian, proses mediasi belum dinyatakan selesai. Komnas PA berencana kembali mempertemukan Virgoun dan Inara usai masa liburan untuk merumuskan kesepakatan yang lebih komprehensif terkait pola asuh dan pembagian waktu bersama anak.
“Minggu depan, setelah liburan selesai, kami akan mengundang kedua pihak untuk menyusun poin-poin kesepakatan dalam mediasi,” jelas Agustinus Sirait.
Untuk sementara, sejumlah rekomendasi telah diberikan dan diminta untuk dijalankan, termasuk pengaturan akses komunikasi serta pembagian waktu kebersamaan dengan anak.
Komnas PA optimistis kedua orang tua tersebut memiliki komitmen kuat dalam menjaga kesejahteraan buah hati mereka.
Halaman Selanjutnya
“Untuk sementara, beberapa poin rekomendasi sudah kami minta untuk dijalankan. Saya percaya Ibu Inara dan Virgoun adalah orang tua yang mencintai dan sangat peduli terhadap anak-anak mereka,” pungkasnya.










