Lahan Kritis di Purwakarta Kini Berkurang

Purwakarta,KABARSEBELAS.COM – Jumlah lahan kritis di Kabupaten Purwakarta kini terus berkurang. Berdasarkan Data di Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Purwakarta jumlah keseluruhan lahan kritis di Purwakarta mencapai 17 ribu hektar. Dari jumlah luasan lahan kritis sebesar itu, sejak tiga tahun terakhir berkurang sekitar 3 hektar. Lahan kritis terbesar berada di Kecamatan Bojong seluas 2000 hektar dan Kecamatan Wanayasa 1700 hektar.

Hal dikatakan Bupati Purwakarta, Ambu Anne Ratna Mustika seusai menggelar Penanaman Pohon dalam rangka Kegiatan konservasi ini sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan BUMN Hijaukan Indonesia dalam rangka memperingati Bulan Menanam Pohon Nasional bertempat di greenbelt, Jatiluhur, Kamis 16 Desember.

Menurutnya, Kecamatan Jatiluhur sebelumnya menempati urutan ke tiga dengan luasan lahan krtisis dibawah Kecamatan Bojong dan Kecamatan Wanayasa. Akan tetapi, kini jumlah lahan kritis di Kecamatan Jatiluhur berkurang hingga menyisakan lahan kritis sekitar 1400 hektar.

Diakui Ambu Anne, pihaknyapun sudah mengamanatkan agar pasangan suami istri atau pasutri yang baru menikah agar melakukan penanaman pohon dilingkungannya masing masing atau menitipkan pohon ke OPD terkait untuk dilakukan penanaman.

Kegiatan ini juga sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Purwakarta, untuk melakukan penghijauan dengan melakukan penanaman pohon.

Pada Kesempatan yang sama, Dirut PJT II Purwakarta, Imam Santoso mengatakan, kegiatan menanam pohon merupakan agenda rutin tahunan PJT II Purwakarta. Kegiatan ini juga sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Purwakarta, untuk melakukan penghijauan dengan melakukan penanaman pohon.

Imam berharap, kegiatan menanam pohon yang dilakukannya sekarang, bisa kembali dilakukan pada tahun depan dan jumlah pohon yang ditanam lebih banyak lagi, dengan masyarakat sekitar supaya ada rasa memiliki serta menjaga tanam menjadi tumbuh besar.

Sementara itu, Dewan Pengawas PJT II Purwakarta, Kelik Wiriawan mengatakan, salah satu fungsi tanaman pohon hasilnya adalah pangan. Setelah dilihat disekitar greenbelt jenis tanaman yang non pangan yang tidak menghasilkan buah sudah ada, oleh sebab itu dipariasikan dengan menanam jenis pohon seperti durian dan mangga yang nantinya hasilnya bisa dinikmati oleh warga sekitar yang menjaganya. Selain itu juga, dua jenis pohon ini akarnya bisa melebar dan sangat cocok wilayah greenbelt. (Dadi)