Masyarakat yang Ingin Masuk ke Perkantoran di Jawa Barat, Harus Pakai Surat Keterangan Swab

Bandung, Kabarsebelas.com – Masyarakat yang ingin memasuki kawasan perkantoran, harus menunjukkan surat keterangan tes swab, salah satunya adalah hasil swab antigen covid-19, hal itu disampaikan oleh gubernur Jawa barat, Ridwan Kamil dalam keterangan daring dari Rumah Dinas Gubernur, Bandung, Senin (18/10/21).

“Jadi sesuai dengan instruksi Mendagri khususnya untuk (daerah) PPKM level 3 dan 2, penguatan surat swab itu memang diperuntukan mayoritas untuk kegiatan yang berhubungan dengan perkantoran khususnya di kantor pemerintahan,” ujar Ridwan Kamil.

Orang nomor satu di Jawa Barat itu menyebutkan hal tersebut dilakukan guna memperketat protokol kesehatan selama pandemi masih berlangsung.

“Diperuntukkan di ruang-ruang publik, mal, pertokoan dan berbagai event. Dengan memaksimalkan fasilitas PeduliLindungi di angkutan kota (umum) di seluruh wilayah-wilayah publik di Jawa Barat,” ucap Ridwan Kamil.

Kedua surat keterangan tersebut digunakan di masing- masing kawasan yang telah ditetapkan.

Pemberlakuan aturan tersebut kemungkinan besar akan mengikuti tingkatan atau level pada Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sementara itu, dalam Rapat Koordinasi Komite Penanganan COVID-19 tingkat Jawa Barat secara virtual, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan perkembangan kasus COVID-19 di Jawa Barat terus menunjukkan penurunan.

“Untuk saat ini, saya melaporkan kasus aktif turun 0.24 persen, tingkat kesembuhan naik 97,67 persen, tingkat kematian naik 2.09 persen dan BOR RS turun 3.28 persen,” katanya.

Dia menyebut berdasarkan data tercatat masih terdapat 3 kabupaten/kota dengan tingkat kasus aktif tertinggi di Jabar, yakni Kabupaten Tasikmalaya 1.05 persen, Kota Cimahi 0.86 persen, dan Kabupaten Ciamis 0.69 persen. Terkait zonasi, Setiawan menilai seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat saat ini berada di zona rendah.(red)