Menjaga kesehatan jantung dan otak adalah kunci untuk hidup panjang dan berkualitas. Seorang ahli longevity baru-baru ini membagikan dua tes darah sederhana yang dapat membantu memantau kesehatan kedua organ vital ini. Berikut penjelasannya.
Tes Darah untuk Kesehatan Jantung
Pertama, ahli tersebut merekomendasikan tes kolesterol lengkap. Tes ini mengukur kadar kolesterol LDL (jahat), HDL (baik), dan trigliserida dalam darah.
Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Dengan tes ini, Anda dapat mengetahui apakah perlu melakukan perubahan gaya hidup, seperti diet atau olahraga, untuk menjaga kesehatan jantung.
Selain itu, tes ini juga membantu dokter menentukan apakah Anda memerlukan obat penurun kolesterol. Dengan demikian, Anda bisa mencegah masalah jantung sebelum terjadi.
Tes Darah untuk Kesehatan Otak
Kedua, ahli tersebut menyarankan tes homosistein. Homosistein adalah asam amino yang, jika kadarnya terlalu tinggi, dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dan gangguan kognitif lainnya.
Tes homosistein membantu mengidentifikasi apakah Anda berisiko mengalami masalah otak di masa depan. Jika kadar homosistein tinggi, dokter mungkin merekomendasikan suplemen vitamin B12 atau asam folat untuk menurunkannya.
Selain itu, menjaga kadar homosistein tetap normal juga dapat meningkatkan kesehatan otak secara keseluruhan. Ini sangat penting untuk mencegah penurunan kognitif seiring bertambahnya usia.
Mengapa Tes Ini Penting?
Kedua tes ini tidak hanya sederhana, tetapi juga sangat informatif. Mereka memberikan gambaran tentang risiko penyakit jantung dan otak sebelum gejala muncul.
Dengan informasi ini, Anda dapat mengambil langkah pencegahan dini. Misalnya, mengubah pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, atau mengonsumsi suplemen yang diperlukan.
Selain itu, tes ini juga membantu dokter merancang rencana perawatan yang lebih personal. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.
Kapan Harus Melakukan Tes Ini?
Ahli tersebut menyarankan untuk melakukan tes ini secara rutin, terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun. Namun, jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau otak, tes ini bisa dilakukan lebih awal.
Selain itu, jika Anda mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau penurunan memori, segera konsultasikan dengan dokter. Tes ini bisa membantu mengidentifikasi penyebabnya.
Kesimpulan
Tes kolesterol lengkap dan homosistein adalah dua alat sederhana namun efektif untuk memantau kesehatan jantung dan otak. Dengan melakukan tes ini secara rutin, Anda dapat mencegah penyakit serius sebelum terjadi.
Jangan menunggu sampai gejala muncul. Mulailah memantau kesehatan Anda sejak dini untuk hidup yang lebih panjang dan berkualitas.











