GM Pro Justitia Laporkan Oknum Polisi yang Arogan ke Propam Polda Metro Jaya

Bekasi, Kabarsebelas.com – Gerakan Masyarakat Pro Justitia Kabupaten Bekasi melakukan pendampingan kepada 4 orang yang memohon Perlindungan Hukum Dan menyampaikan Pengaduan atas dugaan tindakan arogansi yang dilakukan oleh oknum anggota Polsek Tambelang dan Polres Metro Bekasi ke Bidang Propam Polda Metro Jaya. Laporan itu diterima oleh Subbag Pelayanan dan Pengaduan Bidang Propam Polda Metro Jaya, Jalan Jend. Sudirman, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/9/2021).

Ketua GM Pro Justitia Bekasi, Sahroji berharap permohonan dan pengaduan yang disampaikan terkait perlindungan hukum dan pengaduan dapat segera ditindaklanjuti. Oknum polisi yang dilaporkan dari Unit Reskrim Polsek Tambelang dan oknum Anggota Unit III Jatanras Polres Metro Bekasi.

“Atas kejadian penangkapan yang dilakukan Terlapor pada tanggal 28 Juli 2021 sekira pukul 18.52 Wib terhadap 4 orang, di warung sekitar jalan raya CBL Wanasari, Cibitung. Keempat Pelapor Merasa keberatan dan sangat dirugikan atas kejadian tersebut karena itu memohon perlindungan hukum dan menyampaikan Pengaduan. GM Pro Justitia meminta pihak Propam Polda Metro Jaya dapat segera melakukan pemeriksaan dan pemanggilan kepada terlapor,” kata Sahroji saat dikonfirmasi awak media.

Keempat orang tersebut merupakan korban yang turut diamankan oleh Terlapor terkait kasus pembegalan di Jalan Raya Sukaraja, Desa Sukaraja, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, pada 24 Juli 2021 dini hari.

Adapun empat orang itu yakni Wahyu (27), Krisna Wijaya (21), Apriyanto (25), dan Ridwansyah (26). Mereka ditangkap oleh polisi di Warung, Jalan Raya CBL, Kampung Selang Bojong, RT 001/RW 001, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada 28 Juli 2021 sekira pukul 18.52 WIB.

Sementara itu, empat terduga begal yang (saat ini) masih jadi tahanan Polsek Tambelang berinisial MR, MF, AR, RA yang ditangkap bersamaan dengan Pelapor.

Untuk diketahui, empat orang tersebut setelah diperiksa oleh polisi selama 10 jam di lokasi Kantor Cabang Telkom, persis didepan Kantor Mapolsek Tambelang, kemudian dilepaskan tanpa diantarkan kembali ke lokasi penangkapan.

Dalam penangkapan tersebut, Wahyu dan Apriyanto dengan kondisi tangan diikat (kebelakang) dengan lakban. Sementara, Ridwansyah di borgol dengan mata dibungkus kaos dan lakban. Dan pada penangkapan itu juga Terlapor turut mengamankan kendaraan bermotor Honda Beet Street Warna Hitam dengan Nopol B 4358 FPW yang diangkut pada sekira jam 02.30 Wib, tanpa memberikan Surat Penyitaan.(red)