Aplikasi media sosial X milik Elon Musk, yang sebelumnya disebut Twitter, mengalami pemadaman worldwide yang signifikan pada Senin, 16 Februari. Banyak pengguna dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan India, telah melaporkan pemadaman ekstensif.
Menurut Downdetector, keluhan mengenai pemadaman meningkat menjadi lebih dari 25 000 sekitar pukul 18: 30 IST, karena pengguna mengalami masalah dalam mengakses platform dan memuat postingan.
Alasan pemadaman listrik belum diketahui secara pasti.
X turun: Netizen melaporkan pemadaman
Gangguan muncul hampir bersamaan di berbagai wilayah. Beberapa pengguna melaporkan tidak dapat menyegarkan feed mereka di aplikasi dan situs internet, sementara yang lain mengalami kesulitan saat login.
“Tidak ada yang memuat,” salah satu pengguna melaporkan di Downdetector. Yang lain menyatakan, ‘Tidak ada akses di London, mengapa?’
Data dari Downdetector menunjukkan lonjakan keluhan secara tiba-tiba dalam hitungan menit, yang menunjukkan adanya gangguan layanan berskala besar, bukan gangguan yang terisolasi.
pemadaman worldwide X
Insiden ini adalah yang terbaru dari serangkaian pemadaman yang melanda platform net besar dalam beberapa bulan terakhir. X pernah mengalami gangguan serupa pada Maret 2025, yang berdampak pada pengguna secara worldwide.
Pada bulan November 2025, pemadaman nyata di Cloudflare menyebabkan masalah akses sementara untuk banyak situs internet, termasuk X, yang mengakibatkan waktu henti yang signifikan.
Pelayanan secara bertahap dipulihkan; Namun, pihak perusahaan tidak segera memberikan klarifikasi terkait alasan gangguan tersebut










