Petugas dari Kepolisian Capitol AS menangkap seseorang yang diyakini membawa senjata di dekat Gedung Capitol AS di Washington, DC, tak lama setelah tengah hari pada Selasa, 17 Februari.

Seorang tersangka ditahan di dekat US Capitol dengan “apa yang tampak seperti senjata” oleh polisi Capitol. Inilah yang kami ketahui sampai sekarang (AP)

Berikut 5 hal yang perlu diketahui terkait kejadian tersebut.

1. Apa yang terjadi di Capitol?

“Petugas kami baru saja menangkap seorang pria berusia 18 tahun dengan senjata di dekat Front Barat gedung Capitol AS,” tulis Polisi Capitol di X.

Petugas menghentikannya dan menyuruhnya menjatuhkan senjatanya dan jatuh ke tanah, yang menyebabkan dia segera ditangkap.

Polisi menutup area di dekat pintu masuk barat Capitol ketika mereka menyelidiki insiden tersebut, namun kemudian dibuka kembali, Fox 5 melaporkan.

Baca selengkapnya: Biksu Buddha berjalan ke US Capitol pada hari terakhir perjalanan 15 minggu mereka dari Texas

2. Mengapa orang bersenjata itu ditangkap?

Di Capitol Grounds, dilarang membawa senjata api atau benda berbahaya lainnya, seperti bahan peledak atau drone. Senjata yang terdaftar secara sah di tempat lain juga tidak diperbolehkan, sesuai pedoman Kepolisian Capitol.

Situs web badan tersebut menyatakan, “Bahkan jika Anda memiliki senjata api yang terdaftar secara resmi di negara bagian lain atau Distrik Columbia, membawanya ke Capitol Grounds tetap ilegal.”

3. Tersangka berada di dalam mobil SUV Mercedes berwarna putih

Sekitar tengah hari, tersangka memarkir SUV Mercedes putih di blok 100 Maryland Avenue. Dia kemudian keluar dari mobil sambil membawa senapan dan melarikan diri ke arah Gedung Capitol, di mana dia dihentikan oleh polisi dan ditangkap.

Baca selengkapnya: Kebakaran Capitol AS: Apa yang terjadi di gedung Rayburn? Video menunjukkan petugas pemadam kebakaran

4. Apa yang ditemukan di dalam mobil tersangka?

Tersangka mengenakan rompi taktis dan membawa pistol ketika dia ditangkap oleh petugas polisi Capitol.

Polisi mengatakan helm Kevlar dan masker gas juga ditemukan di dalam SUV Mercedes putih tersebut. Dia juga membawa peluru tambahan saat dia mencoba berlari menuju Capitol.

5. Apakah ada ancaman yang berkelanjutan?

Kepolisian Capitol AS membuka hampir 15.000 file penilaian ancaman tahun lalu, dan ancaman terhadap anggota Kongres telah meningkat secara dramatis, menurut Axios.

Pada tahun 2024, ancaman hanya meningkat menjadi 9.474. Sekarang sudah naik 60% dari jumlah itu.

Sebelum pemilu 2024, Ryan Routh pernah berusaha membunuh Presiden Donald Trump dan baru-baru ini dijatuhi hukuman seumur hidup. Hal ini mungkin juga menjadi alasan di balik peningkatan langkah-langkah keamanan.

Tautan Sumber