Di tengah kontroversi yang sedang berlangsung seputar Corey Lewandowski dan Kristi Noem, perhatian word play here beralih ke kehidupan pribadi Lewandowski, termasuk istrinya, Alison Lewandowski.
Pengawasan ini menyusul laporan New york city Post yang merinci dugaan kekacauan internal di Departemen Keamanan Dalam Negeri dan klaim bahwa Corey terlibat erat dalam operasi Noem. Outlet tersebut mengutip sumber yang menuduh bahwa dia telah “menghabiskan malam secara teratur” di kediaman Noem di Washington, di tengah laporan tentang hubungan selama bertahun-tahun antara keduanya.
Baik Corey maupun Noem belum secara terbuka mengkonfirmasi tuduhan yang dirujuk dalam laporan tersebut.
Perkembangan ini terjadi bersamaan dengan liputan yang lebih luas, termasuk paparan Wall Road Journal, yang menggambarkan ketegangan dan perebutan kekuasaan internal di dalam DHS. Pelaporan gabungan ini membawa fokus tidak hanya pada operasi departemen tetapi juga pada dinamika pribadi di sekitar tokoh-tokoh senior.
Baca Juga: Trump akan memecat Kristi Noem karena ‘romansa rahasia’? Inilah yang bisa menggantikan ICE Barbie
Siapa Alison Lewandowski?
Menurut New York Message, Alison tinggal di New Hampshire bersama dia dan keempat anak Corey.
Outlet tersebut melaporkan bahwa Alison sebelumnya pernah menikah dan kehilangan suami pertamanya dalam serangan 11 September 2001 sebelum kemudian menikah dengan Corey. Meskipun suaminya mempunyai peran penting dalam politik Partai Republik, termasuk sekutu lama Presiden Donald Trump – Alison tetap tidak menjadi sorotan politik.
Meskipun Corey telah menghabiskan banyak waktu di Washington dalam kapasitasnya sebagai penasihat di DHS, Alison dan anak-anak mereka dilaporkan terus tinggal di New Hampshire, tinggal jauh dari ibu kota.
Baca Juga: Menikah Gubernur South Dakota Kristi Noem dan Penasihat Donald Trump Corey Lewandowski selingkuh
Pengawasan berkelanjutan di DHS
Artikel New York Post juga merujuk pada perselisihan internal di dalam DHS, termasuk insiden di mana Corey diduga memecat seorang pilot Penjaga Pantai sebelum kemudian mempekerjakan kembali orang tersebut. Seorang juru bicara DHS mengatakan kepada outlet tersebut bahwa Noem telah “membuat keputusan personel untuk memberikan keunggulan.”
Gedung Putih mengatakan Presiden Trump memiliki “kepercayaan penuh” pada kepemimpinan Noem.










