Saudara laki-laki Raja Charles, Andrew Mountbatten-Windsor, mantan pangeran Inggris, telah ditangkap oleh polisi Inggris karena dicurigai melakukan pelanggaran di kantor publik di tengah kontroversi yang terus berlanjut seputar arsip Epstein.
Andrew berusia 66 tahun pada hari Kamis. Beberapa mobil polisi dan petugas tak bertanda tiba di rumahnya di Wood Ranch di kawasan Sandringham.
Kasus ini terkait dengan e-mail yang dikeluarkan oleh Departemen Kehakiman AS yang diduga menunjukkan bahwa Andrew berbagi informasi rahasia pemerintah dengan terpidana pelaku kejahatan seks Jeffrey Epstein selama ia menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris dari tahun 2001 hingga 2011
Reaksi keluarga Virginia Giuffre setelah penangkapan Andrew
Mendiang Virginia Giuffre, yang merupakan salah satu penuduh fading blak-blakan terhadap terpidana pelanggar seks Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell. Dia secara terbuka menuduh bahwa dia diperdagangkan saat remaja dan dipaksa melakukan tindakan seksual dengan pria berkuasa termasuk Pangeran Andrew, yang berulang kali membantah semua klaim tersebut.
Keluarga mendiang Virginia Giuffre berbicara kepada NBC News setelah penangkapan mantan pangeran Andrew.
“Rasanya seperti ini … uhh. momen yang nyata, sebuah keadilan yang telah diperjuangkan Virginia selama ini”.
“Kami sangat bangga, kami sangat bangga … dengan adik kami saat ini”, kata adiknya, Amanda Roberts.
Sky Roberts, saudara laki-laki Virginia Giuffre mengatakan bahwa, “… Saya pikir langkah pertama telah diambil oleh Inggris, dan ini luar biasa. Saya pikir ada banyak hal yang perlu dilakukan di sini. Saya berharap mereka melakukan penyelidikan penuh”
Dia juga menambahkan bahwa saudara perempuannya, Virginia, sering berkata, “Mereka tahu apa yang terjadi, kami tahu apa yang terjadi dan hanya satu dari kami yang mengatakan kebenaran dan kami tahu itu adalah kami.”
Raja Charles III mengatakan ‘Hukum harus berjalan sebagaimana mestinya’
Raja Charles III mengungkapkan “keprihatinan terdalamnya” atas penangkapan saudaranya. Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan oleh Istana Buckingham kepada TIME, Raja mengatakan bahwa, “Yang terjadi selanjutnya adalah proses penuh, adil dan tepat dimana masalah ini diselidiki dengan cara yang tepat dan oleh otoritas yang tepat. Dalam hal ini, seperti yang telah saya katakan sebelumnya, mereka mendapat dukungan dan kerja sama kami yang penuh dan sepenuh hati.”
Ia juga menekankan bahwa “hukum harus berjalan sebagaimana mestinya”. “Seiring berjalannya proses ini, tidak ada salahnya saya berkomentar lebih jauh mengenai hal ini. Sementara itu, saya dan keluarga akan terus menjalankan tugas dan pengabdian kepada kalian semua,” imbuhnya.
Pangeran William dan Kate mendukung Charles
Menurut The Express Tribune, Pangeran William dan Catherine, Putri Wales secara terbuka mendukung tanggapan Raja.
Sumber istana mengatakan kepada People, “Pangeran dan Putri Wales sepenuhnya mendukung pernyataan Yang Mulia. Mereka percaya bahwa penting untuk membiarkan proses hukum berjalan tanpa campur tangan.”
Sumber tersebut menambahkan, “Mereka tetap fokus pada para korban yang terlibat dalam masalah ini dan mendukung Raja dalam menekankan akuntabilitas.”
Sebelumnya, juru bicara Wales menyatakan, “Pangeran dan Putri Wales menyadari pengawasan yang sedang berlangsung seputar masalah ini dan tetap sangat prihatin dengan pengungkapan yang terus berlanjut terkait dengan Jeffrey Epstein. Fokus mereka tetap pada mendukung para penyintas.”









