Seorang pria yang disebutkan namanya oleh keluarga seorang gadis berusia 17 tahun yang hilang ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan setelah kaki remaja tersebut ditemukan di gurun The golden state.
Kaki itu ditemukan tepat sebelum Natal di komunitas Salton City, dan pada 12 Februari Kantor Sheriff Imperial Area mengumumkan bahwa tes DNA telah mengungkapkan bahwa itu adalah kaki T’Neya Tovar, seorang gadis Hemet yang hilang.
Keesokan harinya– Jumat, 13 Februari– tim petugas pergi ke rumah seorang pria berusia 51 tahun di Salton City yang kabarnya dikenal T’Neya. Dia ditangkap setelah melompati pagar untuk melarikan diri.
Rumah pria tersebut berjarak sekitar setengah mil dari tanah kosong tempat kakinya ditemukan pada 21 Desember, di kawasan perumahan yang tersebar di pantai barat Laut Salton.
Ibu T’Neya mengatakan dia terakhir melihat gadis itu pada 1 Desember dan melaporkan dia hilang setelah dia tidak kembali dari perjalanan ke Palm Springs. Sebuah selebaran yang diedarkan oleh keluarga tersebut mengidentifikasi pria Salton City itu sebagai “orang yang berkepentingan.”
Pengumuman hasil DNA constable tidak menyebutkan gadis itu diyakini telah meninggal, namun dakwaan terhadap tersangka termasuk pembunuhan. Dia ditahan tanpa jaminan di Penjara Imperial Region, di El Centro.










