Podcaster Raj Shamani telah merilis episode baru podcastnya yang menampilkan Presiden Prancis Emmanuel Macron, membahas hubungan Prancis-India, teknologi, dunia multipolar, dan Trump.
Selama podcast, Shamani bertanya, “Apakah menurut Anda India dan Prancis memberikan contoh?”
Macron menanggapinya dengan menyoroti semakin dalamnya hubungan antara kedua negara.
“Serangkaian inisiatif kerja sama telah dilakukan di berbagai sektor utama dengan negara Anda. Saya sangat yakin bahwa ketika kita bekerja sama, kita akan berhasil,” katanya.
Macron juga berbicara tentang pentingnya menjaga keseimbangan hubungan global.
“Kedua, kami tidak ingin bergantung pada salah satu dari dua kekuatan besar. Kami ingin memiliki hubungan baik dengan AS dan Tiongkok. Kami memiliki hubungan yang berbeda dengan keduanya antara India dan Prancis,” katanya, menggarisbawahi preferensi bersama terhadap otonomi strategis.
Baca Juga| Presiden Prancis Macron tiba di Mumbai, untuk bertemu PM Modi untuk melakukan pembicaraan, menghadiri KTT AI di Delhi
Menekankan keselarasan dalam pandangan, Macron menambahkan, “Kami adalah pendukung pendekatan ini.”
Macron juga membahas peluang pendidikan bagi pelajar India di Prancis.
“Pertama, pesan yang ingin saya sampaikan kepada murid-murid kalian, pelajar India. Kalau kalian datang ke Prancis, kalian bisa mendapatkan akses ke universitas dengan kualitas terbaik di SMA. Kedua, bahasanya jelas bahasa Inggris. Dan saya sangat yakin bahwa Prancis menyediakan perpaduan unik antara perusahaan-perusahaan besar, banyak institusi. Dan pada saat yang sama, ekosistem start-up dan inovasi paling dinamis di Eropa,” tuturnya.
Presiden Prancis tiba di Mumbai pada hari Selasa, menjelang pertemuannya dengan Perdana Menteri Narendra Modi pada hari berikutnya.
Gubernur Maharashtra Acharya Devvrat dan Ketua Menteri Devendra Fadnavis hadir di bandara Mumbai untuk menerima pemimpin Prancis tersebut. Wakil centimeters Eknath Shinde dan Sunetra Pawar juga hadir.










