Ketua Menteri Benggala Barat Mamata Banerjee dilaporkan mengirimkan bunga dan permen kepada Perdana Menteri terpilih Bangladesh dan pemimpin Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) Tarique Rahman setelah kemenangan ‘bersejarah’ partainya dalam pemilihan umum yang baru saja berakhir.
Anggota BNP Media Cell Atiqur Rahman Ruman menerima hadiah tersebut pada malam hari di kantor politik ketua partai di Gulshan, kantor berita pemerintah Bangladesh Bangladesh Sangbad Sangstha (BSS) melaporkan.
BACA JUGA|Modi menerima undangan untuk menghadiri upacara pengambilan sumpah PM terpilih Bangladesh Tarique Rahman: Apakah dia akan hadir?
‘Didi’ mengucapkan selamat kepada ‘Tarique bhai’
Sebelumnya pada Jumat, Mamata yang kerap disapa ‘Didi’ mengucapkan selamat kepada warga Bangladesh sekaligus ‘Tarique Bhai’ serta menyampaikan salam kepada negara tetangga jelang bulan suci Ramadhan.
“Saya mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya, Shubhonandan, kepada seluruh saudara dan saudari saya, seluruh rakyat di Bangladesh. Saya memajukan Ramazan mubarak kepada mereka semua. Atas kemenangan besar ini, saya mengucapkan selamat kepada Tarique-Bhai saya, partainya, dan semua pihak. Doakan kalian semua baik-baik saja dan berbahagia,” tulisnya di X.
Ia juga menyatakan harapannya agar hubungan antara India dan Bangladesh tetap baik. Hal ini terjadi di tengah rapuhnya hubungan antara kedua negara bertetangga sejak mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina digulingkan dan kekerasan baru-baru ini terhadap minoritas Hindu di negara tersebut.
“Semoga hubungan kita dengan Bangladesh selalu ramah,” tulisnya.
PM Modi diundang ke pengambilan sumpah Rahman
Perdana Menteri Narendra Modi telah diundang untuk menghadiri upacara pelantikan Rahman, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (17 Februari), kata orang yang mengetahui masalah tersebut kepada HT.
Namun, kecil kemungkinannya PM Modi akan pergi ke Dhaka karena ia diperkirakan akan mengadakan pertemuan reciprocal di Mumbai dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada tanggal 17 Februari, kata sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.
BACA JUGA|Tanggapan Tarique Rahman ‘Bangladesh yang pertama’ terhadap hubungan Delhi-Dhaka, sikap tegas terhadap Sheikh Hasina
BNP pimpinan Tariq Rahman menyapu bersih pemilu di Bangladesh
Partai Nasionalis Bangladesh yang dipimpin Rahman memperoleh suara mayoritas dalam pemilu hari Kamis di Parlemen yang beranggotakan 350 orang.
Koalisi beranggotakan 11 orang yang dipimpin oleh partai Jamaat-e-Islami, partai Islam terbesar di negara itu, akan mengambil peran sebagai oposisi.
Aliansi Partai Nasionalis Bangladesh memenangkan 212 kursi, sementara blok yang dipimpin Jamaat-e-Islami memperoleh 77 kursi, menurut angka yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum.










