Seorang pensiunan pegawai Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) berusia 75 tahun ditangkap oleh polisi pada hari Rabu setelah dia diduga mencekik istrinya yang berusia 71 tahun di apartemen mereka di pinggiran timur Bengaluru.
Pria tersebut mencekik istrinya menggunakan handuk saat istrinya berada di dapur, sebelumnya, lapor HT. Menurut polisi, pria tersebut sedang berjuang dengan masalah kesehatan dan tekanan emosional.
“Pada hari Rabu pukul 10 pagi, pria itu mendekati istrinya saat dia sedang di dapur dan mencekiknya menggunakan handuk,” kata Ramesh Banoth, Komisaris Gabungan Polisi Divisi Timur, kepada wartawan.
Apa yang dikatakan pensiunan pegawai ISRO kepada polisi?
Investigasi awal menunjukkan bahwa tersangka menghadapi masalah kesehatan serius dan ketegangan emosional. Polisi mengatakan dia sangat khawatir tentang siapa yang akan merawat istrinya jika dia meninggal.
Saat pemeriksaan awal, dia mengatakan kepada polisi: “Jika saya mati, siapa yang akan merawatnya? Kami tidak punya sanak saudara di sini. Saya tidak ingin dia menderita sendirian.”
Baca juga| Pensiunan pegawai Isro ditahan karena membunuh istrinya
Setelah serangan itu, pria tersebut menelepon seorang kenalannya, yang kemudian memberi tahu penghuni lain di gedung tersebut. Tetangga bergegas ke flat dan menemukan wanita itu tidak sadarkan diri. Seorang dokter yang tinggal di kompleks yang sama memeriksanya dan memberi tahu pihak berwenang.
Petugas Kantor Polisi Avalahalli tiba segera setelah itu, memastikan kematiannya, dan menahan pensiunan petugas tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima, kasus pembunuhan di BNS telah didaftarkan di Polsek Avalahalli, dan terdakwa telah ditahan. Saat diinterogasi, dia tidak memberikan jawaban yang jelas. Tampaknya dia mengalami gangguan mental, kata Banoth.
Putri pasangan tersebut, yang tinggal di Amerika Serikat, telah diberitahu tentang kejadian tersebut.
Saidulu Adavath, Wakil Komisaris Polisi Divisi Whitefield, mengatakan pihak berwenang sedang memeriksa riwayat mental dan medis pria tersebut.
“Dia dilaporkan menjalani perawatan karena depresi dan merasa tertekan. Dia diduga bermaksud bunuh diri setelah kejadian itu, itulah sebabnya dia menyerang istrinya. Tampaknya tidak ada alasan utama lainnya,” kata Adavath.
Investigasi lebih lanjut atas kasus ini sedang dilakukan.








