Syaiful Huda Tidak Setuju Digabungkannya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kemenparekraf

Karawang, Kabarsebelas.com – Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda tidak setuju dengan digabungkannya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jumat 29/10/2021 saat sambutan di acara Bimbingan Teknis SDM Ekonomi Kreatif di Hotel Akshhaya, Karawang, Kemenparekraf.

Perubahan nomenklatur kementerian secara otomatis juga merubah alokasi anggaran. Kementerian Pariwisata, kini menggabungkan Badan Ekonomi Kreatif yang semula berdiri independen.

“Ini menyangkut anggaran yang lebih sedikit di bidang ekonomi kreatif. Mudah mudahan kedepan bidang ekraf anggarannya bertambah,”kata Syaiful Huda.

Apalagi kata Huda, kedepannya ekonomi kreatif akan menjadi tulang punggung di Indonesia.

“Ekonomi kreatif itu di atas UMKM dan Informal,”jelasnya.

Untuk itu lanjutnya, bagi para pelaku ekonomi kreatif harus bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk menjadi semangat dalam berbagai hal.

Kemudian ia menyampaikan soal isu pemetaan potensi ekonomi kreatif di daerah, bahwa akan ada penambahan SOTK baru.

“Saya berharap pemetaan yang menyangkut soal 17 sektor unggulan di Karawang ini penting untuk di petakan Pemda Karawang,”harapnya.

Yang terkahir ia menyampaikan bahwa ekonomi kreatif harus menjadi minat anak anak muda di Karawang.

“Tentunya itu harus ketemu dan di fasilitasi oleh pemerintah daerah agar bisa tumbuh,”tukasnya.(red)