Pengrajin Keramik Plered Mulai ‘Sumringah’

Purwakarta, KABARSEBELAS.COM – Para pengrajin keramik di Kecamatan Plered, Purwakarta kini mulai sumringah. Pasalny omzet penjualan keramiknya sudah mulai bangkit, menyusul sepinya omzet penjualan dimasa pandemi covid 19 kemarin. Keadaan seperti itu berlangsung cukup lama.

Salah seorang pengrajin keramik, Abu Bakar mengaku bersyukur omzet penjualan kini mulai bangkit, meskipun terlalu ramai. Akan tetapi pembeli satu atau dua orang perhari saat ini sudah mulai ada. “Umumnya pembeli datang ke tokonya untuk membeli keramik jenis pot bunga,” katanya Jumat (17/12).

Salah seorang pengrajin keramik mengaku bersyukur omzet penjualan kini mulai bangkit

Menurutnya, keramik hasil buatanya sendiri dijual dengan harga paling murah Rp 5 ribu untuk jenis Asbak,. Semenjak pandemi covid 19 melanda Purwakarta, penjualannya sepi, setiap tak pembeli yang datang ke tokonya untuk membeli keramik. ” Sudah lama sepi, pokok semenjak pandemi saja,” ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk membuatan bahan baku keramik yakni tanah, memang tidak ada kendala, bahan baku saat ini mudah didapat. Namun yang sulit saat ini adalah pemasarannya. Terkait dengan jenis keramik yang dibuatnya, Abu Bakar mengatakan, jenis keramik yang dibuat, selain keramik jenis asbak dan pot bunga, pihaknya membuat tungku untuk memasak dan tempat membuat surabi.

Ia berharap, untuk kedepannya atau di tahun 2022 mendatang, omzet penjualan keramiknya bisa kembali seperti semula serta pemasaran keramik buatnya bisa diperluas. (Dadi)